Senin, 12 Mei 2025

Komandan Batalyon Kompirmasi C Sat Brimob Polda Sumut Kunjungan Kerja Ke Kodim 0212 TS



Tapsel tvpemberitaanindonesia.com

Komandan Batalyon C Sat Brimob Polda Sumatera Utara, Kompol Zaenal Muhlisin, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus menjalin silaturahmi ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0212/TS, Sabtu (10/5), pukul 09.10 hingga 11.10 WIB.


Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan sinergitas antara TNI dan Polri di wilayah Tapanuli Selatan.


Kompol Zaenal Muhlisin yang baru beberapa hari menjabat sebagai Komandan Batalyon C disambut langsung oleh Komandan Kodim 0212/TS, Letkol Arm. Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M, beserta jajaran perwira Kodim.


Dalam sambutannya, Kompol Zaenal menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat dari Kodim 0212/TS. Ia berharap kerja sama yang selama ini terjalin antara satuan Brimob dan Kodim dapat terus ditingkatkan.


“Sebagai pejabat baru, saya mengharapkan sinergitas dan dukungan yang selama ini telah terbangun bisa terus dilanjutkan. Kita harus saling mendukung dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Tapanuli Selatan,” ujar Kompol Zaenal.


Dandim 0212/TS Letkol Arm. Delli Yudha Adi Nurcahyo menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan bahwa Kodim 0212/TS siap memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Brimob.


“TNI dan Polri harus terus bersinergi. Kita akan bangun komunikasi yang solid demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah ini,” ucap Dandim.


Kunjungan berlangsung aman dan lancar. Kedua institusi sepakat untuk terus mempererat koordinasi dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat

Ulvi

Share:

Samapta Polres Sergai Melaksanakan Rajia Untuk Mencegah Premanisme



Sergai tvpemberitaanindonesia.com

Kasat Samapta Polres Sergai IPTU MARULI SIHOMBING bersama Personil Sat Samapta melaksanakan rutinitas Patroli Presisi di desa pantai cermin kanan dan di pajak pantai cermin kabupaten Sergai dalam rangka Ops Kewilayahan PEKAT-TOBA 2025, Jum'at 09 - 05 - 2025


Bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya tindak pidana curas, curat dan curanmor (C3), serta street crime (kejahatan jalanan) terutama di tempat keramaian.


Kasat Samapta Polres Sergai IPTU MARULI SIHOMBING berdialog langsung dengan masyarakat yang ditemui untuk mendapatkan informasi terkait situasi kamtibmas yang ada disana. Juga mengajak masyarakat untuk dapat ikut serta dalam menekan Angka Premanisme khususnya di Kabupaten Serdang bedagai. 


Disisi lain, Masyarakat khususnya pengusaha mengucapkan terimakasih kepada polisi yang telah memberikan informasi, dan kami juga setuju untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban dari bahaya premanisme. kami akan melaporkan kepada kepolisian polres Sergai apabila ada aksi tindak kejahatan.


Personil yang turun dalam kegiatan : Kasat Samapta IPTU MARULI SIHOMBING, Kbo Samapta IPTU J. TARIGAN, Kanit Turjawali IPDA JR.SIHOTANG,SH, AIPTU SYAHRUDIAMAN SARAGIH Ba Samapta, dan BRIPDA AL IQBAL Ba Samapta.

Ulvi

Share:

Kapolsek Dolok Masihul Terima Tiem Untuk Tunpaskan Tindakan Kejahatan



Sergai tvpemberitaanindonesia.com

Kepolisian Sektor (Polsek) Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menggelar pertemuan penting bersama sejumlah tokoh masyarakat pada Jumat, 9 Mei 2025.



Bertempat di ruang kerja Kapolsek Dolok Masihul di Dusun I, Desa Martebing, pertemuan ini mempererat sinergi antara kepolisian dan para pemangku kepentingan lokal dalam menanggulangi tindak kejahatan yang meresahkan warga.


Kapolsek Dolok Masihul, AKP H.D. Simanjuntak, S.H., menyambut kedatangan Tim 11—kelompok tokoh masyarakat yang telah aktif hampir satu dekade dalam pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.


Hadir pula Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Dolok Masihul yang juga Wakil Ketua Baznas Sergai, Drs. H. Syahrul Nasution; Kepala Kantor Urusan Agama, Erwinsyah, S.Sy; serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat lainnya.


“Kami mengapresiasi inisiatif dan dukungan dari Tim 11. Komitmen bersama sangat diperlukan untuk menekan peredaran narkoba, perjudian, dan aksi kriminalitas lainnya,” ujar AKP Simanjuntak.


Dalam sambutannya, Ketua Tim 11, H. Andi Ginting, SP, menegaskan pentingnya kolaborasi antara tokoh masyarakat dan aparat kepolisian.


“Narkoba adalah musuh kita bersama. Kami berharap Polsek Dolok Masihul bisa menjadi garda terdepan dalam memberantasnya,” ujarnya.


Senada dengan itu, Syahrul Nasution menekankan perlunya tindakan tegas terhadap bandar narkoba dan pelaku kejahatan lainnya.


Sementara Kepala KUA, Erwinsyah, menyoroti pentingnya pelibatan lintas sektor, termasuk lembaga agama dan pemerintah lokal, dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.


Beberapa tokoh masyarakat lainnya turut menyampaikan aspirasi, termasuk soal maraknya pencurian sawit dan praktik perjudian.


Ketua Majelis Taklim Muslimah Dambaan, Hj. Daipah Permas, menyuarakan harapan agar aparat lebih agresif menindak pelaku narkoba demi masa depan generasi muda Dolok Masihul.


Menanggapi seluruh masukan, AKP Simanjuntak menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penindakan.


“Tiga laporan polisi terkait narkoba telah kami proses baru-baru ini. Kami juga akan membina para remaja yang terjaring, agar tidak kembali terjerumus,” kenalan yang salah  Ujarnya.

Ulvi

Share:

Minggu, 11 Mei 2025

Tim Ops Pekat Toba 2025 Bubarkan Balap Liar Dini Hari, 8 Orang Diamankan



Medan – tvpi.com

Tim 1 Subsatgas Tindak Operasi Pekat Toba 2025 mengamankan delapan pemuda yang terlibat aksi balap liar di Jalan Sutan Serdang, Simpang Kayu Besar, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Minggu (11/5/2025) dini hari.


Selain para pelaku, petugas turut mengamankan empat unit sepeda motor yang digunakan untuk balapan. Aksi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan pengendara lain maupun pelakunya sendiri.


Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari patroli rutin dalam rangka Operasi Pekat Toba 2025 yang menyasar berbagai penyakit masyarakat.


“Kami tindak tegas aksi balap liar karena sangat membahayakan. Ops Pekat Toba 2025 akan terus menyasar pelaku kejahatan jalanan maupun gangguan Kamtibmas lainnya,” tegasnya.


Para pelaku dan barang bukti kini diserahkan ke Ditreskrimum Polda Sumut untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, patroli dan pencarian terhadap target operasi lainnya masih terus berlangsung.(Red)

Share:

Polres Padang Lawas Melaksanakan Sosialisasi Cegah Premanisme Berkedok Ormas Kepada Masyarakat

 


 

Palas-tvpi.com

Personil Polres Padang Lawas , melakukan kegiatan sosialisasi cegah premanisme berkedok ormas diwilayah hukum Polres Padang Lawas,Sabrtu (10/05/2025),pukul 19.00 Wib.


Dalam kegiatan itu,Personil Menyambangi dan mendatangi lokasi Warung Kopi, sekaligus berkomunikasi dengan masyarakat, serta para pelaku usaha.


Saat dikonfirmasi, Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto S.IK melalui Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha ataupun masyarakat terkait modus operandi premanisme yang sering berkedok sebagai ormas.


Adapun tindakan yang dilakukan dalam bentuk intimidasi, pungutan liar, atau pemaksaan dalam aktivitas ekonomi, yang tentu sangat merugikan dan dapat mengganggu stabilitas kamtibmas serta kenyamanan warga.


“kami sampaikan kepada warga dan para pelaku usaha yang berada di wilayah Hukum Polres Padang Lawas , untuk tidak ragu menghubungi pihak Polres Padang Lawas atau Polsek Terdekat Maupun melalui call center darurat 110, bilamana adanya aktifitas premanisme dilingkungan sekitar usaha” ucap Bripka Ginda K Pohan 


Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan bahaya premanisme dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Polres Padang Lawas (Red)

Share:

Mendekat Tanpa Sekat: Cara Polisi Jaga Ketertiban Lewat Percakapan

 


Stabat-tvpi.com

Kadang, keamanan tidak selalu dibahas dalam rapat besar atau forum resmi. Tapi justru hadir di tengah obrolan santai, di beranda rumah atau teras warung kopi.


Hal inilah yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Stabat, Bripka Hendra Gultom, saat menyambangi warga di Desa Stabat Lama pada Minggu, 11 Mei 2025. Dalam suasana akrab dan sederhana, Bripka Hendra menyampaikan pesan penting: bahwa menjaga ketertiban adalah tanggung jawab bersama.


Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan gangguan kamtibmas atau hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar. Karena pencegahan dimulai dari kesadaran dan komunikasi.


Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo melalui Kasi Humas Polres Langkat AKBP Rajendra Kusuma menyampaikan bahwa kegiatan sambang seperti ini adalah bentuk nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Bukan hanya hadir saat ada masalah, tapi juga membangun kedekatan sejak dini.


Keamanan tidak dibangun dalam semalam. Ia tumbuh dari percakapan, kepercayaan, dan kepedulian.(Red)

Share:

Malam Aman di Langkat: Hasil Patroli Berbuah Tenang

 


Langkat-tvpi.com

 Polres Langkat kembali menunjukkan komitmennya menjaga rasa aman masyarakat. Melalui patroli yang dilakukan Satuan Samapta pada Sabtu malam, 10 Mei 2025, hingga dini hari Minggu, aparat kepolisian bergerak menyisir sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan premanisme.


Patroli ini bukan sekadar rutinitas. Dengan menyala lampu biru yang khas, kehadiran petugas menjadi tanda bahwa negara hadir, bahkan saat sebagian besar warga tengah terlelap. Selain Sat Samapta, seluruh Polsek sejajaran Polres Langkat juga melaksanakan patroli serupa melalui pendekatan blue light patrol dan patroli dialogis, cara humanis mendekati warga sambil menyerap informasi langsung dari masyarakat.


Hasilnya? Malam itu berjalan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi kriminal maupun gangguan kamtibmas.


Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo melalui Kasi Humas AKP Rajendra Kusuma menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Kami ingin memastikan setiap warga merasa aman kapan pun dan di mana pun. Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi juga bagian dari kolaborasi dengan masyarakat.”


Langkah ini menegaskan bahwa ketenangan malam bukan sesuatu yang datang begitu saja. Ada pengorbanan dan kerja keras di baliknya, agar esok hari tetap bisa dimulai dengan rasa tenteram.(Red)

Share:

Hinca Pandjaitan Soroti Kompolnas Soal Penembakan di Belawan: Jangan Gamang, Cek Fakta Secara Akurat

 


MEDAN-tvpi.com

Kasus tertembaknya seorang remaja dalam insiden tawuran di Belawan terus menyisakan pertanyaan, terutama terkait pernyataan Komisair Polisi Nasional (Kompolnas) soal dugaan pelanggaran SOP oleh Kapolres Belawan.


Pernyataan tersebut mendapat kritik tajam dari Anggota DPR RI Komisi III, Dr Hinca Pandjaitan XIII, Sabtu (10/5/2025).


Dalam wawancara, Hinca menyampaikan kritik tajam terhadap langkah Kompolnas yang dianggap tergesa-gesa dalam menyampaikan pernyataan publik.


Dia menekankan pentingnya verifikasi yang lebih mendalam dan akurat sebelum mengeluarkan statemen yang bisa berpotensi memperburuk situasi.


"Sebaiknya Kompolnas cari data dan informasi yang akurat (5W1H) sebelum melepas statemen, apalagi terasa keraguan dan kegamangan Kompolnas dalam menangani masalah ini. Terutama eskalasi di lapangan yang terus berlanjut. Apalagi tingkat kriminalitas tawuran, begal, dan peredaran narkoba di Belawan sangat tinggi," ujar Hinca.


Hinca kemudian menoroti tentang situasi yang dihadapi oleh Kapolres Belawan.


Menurutnya, penilaian yang terburu-buru terhadap tindakan Kapolres sangat tidak adil, mengingat risiko yang dihadapi aparat di lapangan sangat besar.



"Kapolres Belawan, yang adalah seorang pejabat polisi yang memimpin upaya pengamanan, berada di tengah situasi yang sangat berbahaya," ungkap Hinca.


Menurut Hinca, tawuran antar kelompok yang melibatkan senjata tajam dan ancaman terhadap warga membuat keadaannya semakin mencekam.


"Pada saat itu, dia harus bergerak cepat untuk melindungi masyarakat, menenangkan ketegangan yang ada, dan mencegah kerusuhan yang lebih besar. Di saat-saat seperti itu, apakah kita akan menyalahkan Kapolres hanya karena dia mengambil tindakan tegas?,"ungkap Politisi yang juga konsen dengan penyelamata kebudayaan ini.


Hinca menambahkan, "jika situasinya seperti yang saya dengar, yaitu tawuran terjadi di mana banyak orang membawa senjata tajam dan menyerang, serta ada ancaman langsung terhadap nyawa masyarakat, maka Kapolres memiliki kewajiban untuk mengambil keputusan cepat. Kapolres harus bertindak untuk melindungi warga dan menanggulangi kerusuhan, meskipun risikonya adalah mengambil keputusan yang berat, yaitu menggunakan kekuatan senjata. Tindakan seperti itu adalah bagian dari tugasnya sebagai penegak hukum di lapangan".


Hinca mengingatkan bahwa setiap keputusan yang diambil oleh aparat harus dilihat dengan objektif.


Proses penyelidikan yang dilakukan Kompolnas, menurut Hinca, harus dilakukan secara lebih cermat dan profesional.


"Ini bukan masalah mudah. Kalau Kompolnas merasa ada pelanggaran, pastikan dulu ada bukti yang jelas, sesuai dengan prosedur yang berlaku. Jangan hanya berdasar pada dugaan. Kita berbicara soal nyawa, keadilan, dan juga citra kepolisian," ujar Hinca.



Hinca menambahkan bahwa Kompolnas seharusnya menunggu hingga penyelidikan tuntas sebelum memberikan pernyataan yang dapat memengaruhi opini publik.


"Bicara soal SOP itu memang penting, tapi jangan sampai kita menilai berdasarkan dugaan semata. Apa jadinya kalau setelah pemeriksaan ternyata semua ini tidak sesuai dengan dugaan awal? Jadi, saya minta Kompolnas untuk lebih teliti dan profesional."


Sebelumnya, Kompolnas menyatakan dalam dugaan awal bahwa Kapolres Belawan, AKBP Oloan Siahaan, telah melanggar SOP dalam penanganan tawuran yang berujung pada penembakan.


Komisioner Kompolnas, Chairul Anam, mengungkapkan bahwa meskipun ada senjata tajam yang digunakan dalam tawuran, pihaknya merasa perlu mendalami lebih lanjut mengenai keputusan Kapolres untuk melepaskan tembakan.



"Kompolnas sedang mendalami apakah ancaman yang dihadapi Kapolres benar-benar setinggi yang diklaim. Namun, kami juga masih perlu memastikan apakah tembakan yang dikeluarkan sudah sesuai dengan SOP yang berlaku," kata Anam.


Namun, Hinca menilai bahwa keputusan Kompolnas untuk mengungkapkan dugaan pelanggaran tanpa adanya konfirmasi lengkap hanya akan memperburuk citra kepolisian, yang sudah bekerja keras di lapangan.


Harapan Hinca untuk Penyelesaian Kasus yang Transparan


Hinca menegaskan bahwa meskipun insiden ini memunculkan banyak pertanyaan, semua pihak harus menahan diri dan memberikan ruang bagi penyelidikan untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.


"Kita harus menunggu hasil pemeriksaan yang akurat dan transparan. Ini adalah soal keadilan, baik bagi korban, keluarga korban, maupun aparat yang terlibat. Hanya dengan cara itu kita bisa mencapai kebenaran yang sesungguhnya," ujar Hinca menutup wawancara.


Kritik juga datang dari masyarakat Belawan yang menilai Kompolnas tidak cukup peka terhadap realitas di lapangan.


Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya menyatakan bahwa Kompolnas seharusnya lebih banyak turun langsung ke lokasi untuk memahami dinamika yang terjadi, daripada hanya mengandalkan laporan dari jauh.


"Kompolnas harus turun langsung ke Belawan, tanpa pengawalan atau protokol yang ribet. Mereka perlu melihat langsung bagaimana para petugas di lapangan bekerja dan apa yang sesungguhnya terjadi. Hanya dengan cara itu mereka bisa memberikan penilaian yang objektif," ujar warga tersebut dengan nada kesal.


Warga Belawan merasa bahwa selama ini Kompolnas lebih reaktif ketimbang preventif. "Setiap kali ada korban baru, Kompolnas baru mulai berbicara. Padahal masalah tawuran ini sudah ada sejak lama, dan kenapa baru sekarang mereka muncul? Kami butuh kehadiran mereka di sini, bukan hanya saat sudah ada korban," tambahnya.


Tawuran antar kelompok remaja yang kerap terjadi di Belawan, disertai dengan meningkatnya peredaran narkoba, menambah kerumitan situasi keamanan di kawasan tersebut.


Setelah penembakan yang menewaskan MS, tawuran serupa kembali pecah pada 10 Mei 2025, yang mengakibatkan seorang remaja, Ibnu Saddam Husairi Lubis, tewas mengenaskan dengan luka bacok.


"Jika situasinya terus seperti ini, kami takut semakin banyak korban yang jatuh. Polisi harus bekerja dengan lebih tegas, tapi jangan sampai mereka disalahkan ketika berusaha menegakkan hukum dalam keadaan darurat seperti ini," ujar seorang warga yang kembali mengkritik sikap Kompolnas.(Red)

Share:

Antisipasi Guan kamtibmas, Personil Polsek Barumun Polres Palas Giat PAM Tempat Ibadah

 


Palas-tvpi.com

Guna memberikan rasa aman serta antisipasi gangguan Kamtibmas, personil Kepolisian Sektor Barumun, (Polsek Barumun) Kepolisian Resor Padang Lawas (Polres Palas), Aipda Misdiono dan Brigadir Ruly Jaya,  Melaksanakan pengamanan (PAM) dan Patroli ke Rumah Do'a GPDI, Lingkungan VI, Padang Luar, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Wilkum Polsek Barumun. Minggu (11/05/2025), pukul.11.00 Wib. Hingga selesai. 


Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K, melalui Kapolsek Barumun Iptu Sakti K Harahap, S.H, mengatakan. Kegiatan ibadah telah dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan sedang berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. 


"Hadirnya Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang dapat dirasakan masyarakat dalam menciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif. Dan Giat Ibadah telah selesai pukul 12.00 wib, situasi aman dan baik".  Tutur Kapolsek Barumun Iptu Sakti K Harahap. 


Ditempat lainnya Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan kepada awak media selanjutnya menyampaikan, dalam rangka mengantisipasi gangguan Kamtibmas, personil Polsek Barumun Polres Palas melaksanakan giat Patroli dan PAM di Rumah Do'a GPDI, Lingkungan VI, Padang Luar, Kelurahan Pasar Sibuhuan, khususnya di Wilayah hukum Polsek Barumun Polres Palas. 


"Kegiatan patroli di tempat ini merupakan wujud sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Polres Palas dan Polsek jajaran berkomitmen untuk terus melakukan patroli rutin di berbagai tempat ibadah dan lokasi-lokasi strategis lainnya guna memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat". Tandas Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan. 


Dengan adanya langkah proaktif ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaannya dengan tenang dan nyaman, serta terjalin hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat. (Red)

Share:

Selama 24 Jam, Polres Sergai Menghimbau Kepada Masyarakat Bila Ada Tindakan Pelaku Premanisme Segera Laporkan



Sergai tvpemberitaanindonesia.com

Polres Sergai Diwakili Kasat Binmas Polres Sergai IPTU Inja V. Kaban, SH didampingi KBO Binmas serta Personil Sat Binmas Polres Serdang Bedagai melakukan pencegahan dan memberikan himbauan kepada Pengusaha Kilang Padi AKI di Dusun IX Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (10/5/2025).


Kasat Binmas Polres Sergai IPTU INJA V. KABAN, SH menyampaikan kepada pengusaha kilang, bahwa apabila mengalami dampak dari pelaku aksi premanisme segera laporkan ke Kantor Kepolisian yang terdekat atau melalui layanan Call Center Polri 110 Khususnya Polres Sergai Siap Melayani dan membantu 24 Jam karena tugas Polri adalah selalu siap siaga membantu masyarakat dari ancaman segala bentuk tindak kejahatan salah satunya dari aksi premanisme. 


Iptu Inza juga menegaskan kepada pengusaha, bahwa aksi Premanisme tindakan yang mengganggu ketertiban masyarakat seperti Pungli (Pungutan Liar), Pemerasan, penganiayaan, perampasan, dan intimidasi. tak Menutup kemungkinan targetnya ialah pabrik pabrik/Kilang milik masyarakat, juga kepada pelaku usaha/UMKM sehingga berpengaruh terhadap penghasilan masyarakat parahnya bisa merusak stabilitas iklim investasi nasional maupun pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia,"jelasnya.


Disisi lain, Si Pemilik usaha Kilang Padi mengucapkan terimakasih kepada Pihak Kepolisian khususnya Polres Sergai dengan adanya giat himbauan menyeluruh di Kabupaten Sergai, masyarakat jadi lebih tau terutama saya sendiri, apabila ada tindak kejahatan salah satunya Aksi Premanisme yang menimpa saya atau masyarakat lainnya, tau kemana langkah bijak yang harus kami lakukan. Saya salah satu pelaku usaha kilang setuju bekerja sama dalam membantu semua pihak Kepolisian untuk menumpaskan Aksi Premanisme di Kabupaten Sergai

Provinsi Sumatra Utara 

Ulvi

Share:

Definition List

Unordered List

Support