Jumat, 13 Februari 2026

Dari Puing ke Harapan: Polda Sumut Terus Kawal Pemulihan Warga Batang Toru



 

Dari Puing ke Harapan: Polda Sumut Terus Kawal Pemulihan Warga Batang Toru

BATANG TORU tvpemberitaanindoneaia.my.id

Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana di Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada Kamis, 12 Februari 2026, sejumlah kegiatan kemanusiaan dan pengamanan dilaksanakan secara terpadu di beberapa titik wilayah Kecamatan Batang Toru.

Kegiatan difokuskan di Posko Brimob Hapesong Lama Desa Simatuhir, pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Desa Napa, serta Desa Garoga dan Desa Aek Ngadol. Kehadiran personel Brimob tidak hanya memastikan keamanan pembangunan hunian, tetapi juga memberikan bantuan langsung yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Di Desa Garoga, personel Brimob membantu proses pengecoran pondasi rumah milik warga terdampak bencana, Bapak Ikhsan Hasibuan, yang hingga kini masih dalam tahap pengerjaan. Sementara itu, di Desa Simatuhir, patroli rutin dilakukan di sekitar pembangunan hunian sementara (Huntara) untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Saat ini, progres pembangunan Huntara menunjukkan perkembangan signifikan, dengan sebagian komunal telah rampung dan lainnya masih dalam berbagai tahap penyelesaian.

Selain pengamanan pembangunan hunian, personel Brimob juga membersihkan sisa pohon yang sebelumnya ditebang di belakang rumah Bapak Marancar Simatupang, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bersih bagi warga.

Dalam kegiatan sosial lainnya, Brimob turut membantu Organisasi Pramuka Peduli Jawa Tengah dalam menyalurkan bantuan Starling (stasiun air minum keliling) kepada masyarakat Desa Garoga. Sementara itu, bantuan WC amfibi disiapkan dan menunggu warga yang membutuhkan. Dapur lapangan yang didirikan juga berjalan optimal dan telah menyalurkan makanan kepada masyarakat terdampak.

Danki-1 Penugasan Batalyon C, AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H., yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kehadiran Brimob merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan terbantu dalam proses pemulihan. Sinergi antara personel Brimob dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan hunian dan bantuan sosial dapat berjalan dengan baik,” ujar AKP Antanius Tarigan.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan humanis, mengedepankan keselamatan serta kenyamanan warga yang terlibat langsung dalam pembangunan hunian sementara maupun hunian tetap.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan secara berkelanjutan, Brimob Polda Sumut berharap proses pemulihan pascabencana di wilayah Batang Toru dapat berjalan lebih cepat, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan layak.

Ulvi

Share:

Capai 12.090 Penindakan, Operasi Keselamatan Toba 2026 Dorong Disiplin Pengguna Jalan



 

Capai 12.090 Penindakan, Operasi Keselamatan Toba 2026 Dorong Disiplin Pengguna Jalan

Medan tvpemberitaanindoneaia.my.id

Memasuki hari ke-11 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, Polda Sumatera Utara mencatat tren positif dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas. Pendekatan edukatif, preventif, dan penegakan hukum berbasis teknologi terbukti berdampak signifikan terhadap penurunan pelanggaran di jalan raya.

Berdasarkan data hari ke-11, Kamis (12/2/2026), jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 1.423 kasus. Angka ini turun 57,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 3.329 kasus. Penurunan ini menjadi indikator meningkatnya kepatuhan dan kesadaran masyarakat selama operasi berlangsung.

Penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tercatat sebanyak 334 kasus, meningkat dari 91 kasus pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan optimalisasi sistem penindakan berbasis elektronik yang lebih transparan dan akuntabel. 

Sementara itu, penindakan non-ETLE turun signifikan menjadi 74 kasus dari sebelumnya 975 kasus. Teguran kepada pelanggar juga turun menjadi 983 dari 2.263 pada tahun lalu.

Petugas juga melakukan penindakan terhadap 5 kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum (travel) tanpa izin serta 27 kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) yang berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan lainnya.

Secara kumulatif sejak hari pertama hingga hari ke-11, total penindakan mencapai 12.090 tindakan, terdiri dari 2.026 tilang ETLE, 678 non-ETLE, 9.248 teguran, 22 penindakan travel ilegal, dan 116 penindakan terhadap kendaraan ODOL.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari masifnya kegiatan edukasi, penyuluhan, kampanye keselamatan, serta kehadiran personel di titik rawan pelanggaran dan kecelakaan.

“Operasi ini tidak semata-mata soal penindakan, tetapi bagaimana membangun kesadaran kolektif masyarakat. Data hari ke-10 menunjukkan tren yang sangat positif. Penurunan pelanggaran hingga lebih dari 57 persen menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan edukatif mulai membuahkan hasil,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan penggunaan ETLE merupakan bagian dari transformasi penegakan hukum yang modern dan presisi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi kebutuhan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Dengan capaian hingga hari ke-10 ini, Operasi Keselamatan Toba 2026 menunjukkan arah yang konstruktif, di mana edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum berjalan seimbang demi menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Sumatera Utara.

Ulci

Share:

Sigap Sebelum Banjir Susulan Datang, Polda Sumut Bergerak Cepat Evakuasi Warga Di Tapteng.



 

Sigap Sebelum Banjir Susulan Datang, Polda Sumut Bergerak Cepat Evakuasi Warga Di Tapteng.

Tapteng tvpemberitaanindonesia.my.id

Tidak menunggu situasi memburuk, tidak menanti korban bertambah. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bergerak cepat saat potensi banjir susulan mengancam wilayah Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Pada Rabu malam, 11 Februari 2026, pukul 23.00 WIB hingga selesai, satu pleton personel Batalyon C Pelopor yang BKO di Polres Tapanuli Tengah langsung diterjunkan ke lokasi rawan terdampak luapan air. Dalam suasana malam yang gelap dan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil, personel melaksanakan patroli menyeluruh sekaligus melakukan evakuasi warga dari titik-titik berisiko tinggi.

Langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen dan perhatian penuh Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., dalam memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Arahan tegas untuk mengedepankan respons cepat, tindakan terukur, serta pendekatan humanis diwujudkan secara nyata di lapangan.

Personel Batalyon C Pelopor menyisir gang-gang pemukiman, membantu warga yang masih bertahan di rumah, mengevakuasi masyarakat rentan, serta memastikan tidak ada yang tertinggal apabila debit air kembali meningkat. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi kemungkinan banjir susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Dengan semangat pengabdian dan solidaritas, proses evakuasi berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Patroli di daerah rawan banjir berjalan maksimal, situasi kamtibmas tetap kondusif, dan seluruh personel beserta perlengkapan dinas dalam keadaan lengkap dan aman. Perkembangan terakhir menunjukkan air yang sebelumnya meluap telah berangsur surut, namun kesiapsiagaan tetap dipertahankan.

Kehadiran Brimob di tengah masyarakat bukan hanya saat kondisi darurat mencapai puncaknya, tetapi juga dalam langkah-langkah pencegahan sebelum risiko membesar. Inilah wujud nyata Brimob sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat dalam situasi sulit.

Brimob Polda Sumut hadir dengan ketegasan, bergerak dengan kecepatan, dan bertindak dengan kepedulian.

Ulvi

Share:

Rabu, 11 Februari 2026

Patroli KRYD Antisipasi 3C, Polres Sergai Sigap Jaga Kamtibmas


 

Patroli KRYD Antisipasi 3C, Polres Sergai Sigap Jaga Kamtibmas

Sergai tvpembetitaanindonesia.my.id

Polres Sergai gelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) patroli antisipasi 3C ( curas, curat, dan curanmor ) serta antisipasi adanya gangguan Kamtibmas seperti balap liar dan ugal ugalan, Sabtu (07/02/2026) malam.

Sebelum kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dilaksanakan, diawali dengan apel yang dipimpin oleh padal IPDA Ardika Junaidi Napitupulu, S.H dan IPDA Imanuel Dachi, S.H turut di hadiri sebanyak 16 personil polres Sergai yang terlibat.

Kapolres Sergai AKBP Jhon Rakutta Sitepu, S.I.K., M.H melalui Kasihumas polres Sergai Iptu L.B. Manullang menyampaikan, bahwa dalam melaksanakan patroli harus selalu waspada dan siaga terutama di daerah rawan kejahatan, pastikan semua kendaraan masyarakat yang digunakan dalam keadaan baik dan tidak melanggar aturan.

Tindak cepat jika menemukan kejadian atau tanda tanda kejahatan, jangan melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain, jangan menerima suap atau imbalan dari pihak lain, dan tetap jaga integritas dan profesionalisme sebagai anggota polri," tegasnya.

Adapun rute pelaksanaan patroli adalah di kecamatan Sei rampah, dan kecamatan Sei Bamban, kabupaten Sergai, diantaranya : jalinsum Medan tebing tinggi kecamatan Sei rampah tepatnya di SPBU firdaus, di lokasi permainan bola bilyar, di pintu tol desa kampung pon, di supermarket Alfamidi desa kampung pon, dan di mesjid agung dan alun alun kabupaten Sergai.

Dari hasil tindakan patroli KRYD polisi melakukan penilangan dua sepeda motor yang menggunakan kenalpot brong tidak sesuai standart pabrik.

Kegiatan patroli antisipasi 3C ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan ketertiban di kabupaten Sergai serta mengantisipasi tindak kejahatan dalam bentuk apapun," pungkasnya.ssh 


Ulvi

Share:

Satgas Pangan Polda Sumut Bersama Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan, Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman


 

Satgas Pangan Polda Sumut Bersama Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan, Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman

MEDAN tvpemberitaanindonesia.my.id

Satgas Pangan Polda Sumatera Utara bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Tim Saber Kota Medan, serta instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok dan barang penting (bapokting), Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai, di Pusat Pasar Medan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Budi Prasetyo, SH., SIK., MH., M.Han, didampingi Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas RI Indra Wijayanto, Wapimwil Bulog Sumut Erwin Budiana, serta pimpinan Bulog Cabang Medan dan jajaran dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan.

Sidak dilakukan dengan menyasar langsung sejumlah toko sembako dan pedagang di Pusat Pasar Medan untuk memastikan harga dan ketersediaan komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur, cabai, dan bawang tetap stabil serta sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dari hasil pengecekan di lapangan, harga beras SPHP terpantau berada di kisaran Rp15.400 per kilogram, sementara Minyakita dijual sekitar Rp15.700 per liter. Untuk ketersediaan beras SPHP dan Minyakita, stok dinyatakan mencukupi dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Komoditas lain seperti gula, telur, cabai, dan bawang juga masih dijual sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain pengawasan harga, Tim Keamanan Pangan turut melakukan pengujian kualitas bahan pangan menggunakan mobil laboratorium keliling milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Sumatera Utara. Pengujian dilakukan terhadap daging sapi, daging ayam, tomat, dan cabai merah dengan parameter kandungan formalin dan residu pestisida. Hasilnya, tidak ditemukan kandungan berbahaya pada seluruh komoditas yang diuji, sehingga dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

AKBP Budi Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin stabilitas harga, ketersediaan pangan, serta keamanan bahan pangan di pasaran. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

“Dari hasil pengecekan hari ini, tidak ditemukan pelanggaran harga maupun keamanan pangan. Namun, pemantauan akan terus dilakukan secara berkala agar masyarakat merasa aman dan terlindungi,” ujarnya.

Ke depan, Satgas Pangan Polda Sumut bersama Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait diharapkan terus melakukan pengawasan intensif guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting, terutama menjelang momen-momen tertentu yang berpotensi meningkatkan kebutuhan masyarakat.

Ulvi

Share:

Pelaku Curat Kantor Lurah Bandar Senembah Di Ciduk Saat Ketidura


 

Pelaku Curat Kantor Lurah Bandar Senembah Di Ciduk Saat Ketidura

BINJAI tbpwmbweitaanindineaia.my.id

Polres Binjai, Hari Jumat tanggal 6 Februari 2026 sekira pukul 08.30 wib, Kapolsek Binjai Barat AKP Sulthoni, S.H., menerima informasi dari masyarakat atas kecurigaan telah terjadi pencurian di kantor Lurah Bandar Senembah karena jendela depan dalam keadaan rusak dan terbuka.

Berdasarkan informasi ini kemudian Kapolsek bersama anggotanya langsung menuju TKP untuk melakukan penyelidikan.

Setibanya di TKP, petugas melihat memang jendela bagian depan Kantor Lurah Bandar Senembah sudah rusak dan dalam keadaan terbuka.

Selanjutnya Kanit Reskrim Ipda Dzaky Raditya Wardana, S.T.r.K., bersama anggotanya masuk kedalam untuk mengecek keadaan dan didapati ada seorang laki-laki yang sedang tertidur pulas di sofa ruang kantor Lurah, kemudian langsung diamankan.

Kapolsek menjelaskan, bahwa dari hasil interogasi terhadap laki-laki tersebut ianya mengaku bernama DS als Aseng, Wiraswasta, alamat Dusun IV Sei Limbat Kec.Selesai Kab.Langkat, sebagai pelaku pencurian di Kantor Lurah Bandar Senembah, kemudian tersangka dan barang bukti diamankan ke Polsek Binjai Barat untuk proses selanjutnya, ujar Sulthoni.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka memberi keterangan kronologi pencurian yang dilakukannya " mula-mula terlebih dahulu saya memutuskan aliran listrik di kantor lurah dengan meng off kan stoot meteran lalu mencengkel jendela, kemudian memotong seluruh kabel instalasi listrik kantor lurah menjadi 20 gulungan, selanjutnya saya tertidur di sofa" terang pelaku.

Saat ini pelaku bersama barang bukti berupa 20 gulung kabel listrik tembaga,10 huah mancis, 1 buah tang, 1 buah gunting, 1 buah obeng, 1 suah pisau karter serta 1 buah tas diamankan di Polsek Binjai Barat guna proses selanjutnya, sementara terhadap pelaku dijerat dengan pasal Pencurian dengan Pemberatan (Curat) UU Nomor 1 Tahun.2023 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 477 UU 1/2023, jelas Kapolsek melalui Kasihumas AKP Junaidi

Ulvi

Share:

Edukasi dan Himbauan Masif Jadi Kunci, Sepekan Operasi Keselamatan Toba 2026 Tunjukkan Tren Positif


 

Edukasi dan Himbauan Masif Jadi Kunci, Sepekan Operasi Keselamatan Toba 2026 Tunjukkan Tren Positif

Medan, tvpemberitaanindonesia.my.id

Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, Polda Sumatera Utara bersama jajaran menunjukkan capaian yang positif. Operasi yang mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif ini difokuskan pada edukasi, penyuluhan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Selama sepekan, berbagai kegiatan edukatif digelar secara masif di sekolah, kampus, perkantoran, terminal, hingga komunitas masyarakat. Program Police Goes to School, kampanye safety riding dan safety driving, penyebaran brosur dan leaflet keselamatan, serta edukasi melalui media elektronik dan media sosial terus digencarkan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.

Di bidang preventif, personel intens melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di jam serta lokasi rawan. Tercatat 1.583 kegiatan preventif terhadap masyarakat telah dilakukan, termasuk kehadiran di titik rawan kecelakaan (black spot) dan pelanggaran (trouble spot), serta pemeriksaan pengemudi dan awak angkutan umum. Selain itu, 108 kegiatan preventif terhadap kendaraan dilaksanakan melalui pengawasan dan ramp check di jalur rawan.

Sementara itu, pada aspek penegakan hukum (Gakkum), total penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 908 kasus atau menurun 55,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2.041 kasus. Penindakan melalui ETLE tercatat 74 kasus, sedangkan non-ETLE sebanyak 13 kasus. 

Teguran yang diberikan kepada pelanggar juga menurun menjadi 801 dari sebelumnya 1.482. Penindakan terhadap kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) tercatat 15 kasus, serta 5 kasus kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum (travel) tanpa izin.

Penurunan angka penindakan ini menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan masyarakat selama operasi berlangsung, seiring masifnya kegiatan edukasi dan himbauan yang dilakukan.

Dampak positif juga terlihat pada data kecelakaan lalu lintas. Jumlah kejadian pada hari pertama hingga ketujuh mengalami penurunan dari 100 kasus menjadi 82 kasus atau turun 18 persen. Korban meninggal dunia turun 50 persen, sementara korban luka berat dan luka ringan juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Toba 2026 memang dirancang sebagai operasi yang humanis dengan pendekatan edukatif.

“Operasi ini mengedepankan upaya preventif dan preemtif melalui penyuluhan dan kehadiran personel di lapangan. Penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional dan terukur, namun tujuan utamanya adalah membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas karena kebutuhan, bukan karena takut ditindak,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mempertahankan tren positif tersebut.

“Kami berharap budaya tertib berlalu lintas terus terjaga, tidak hanya selama operasi berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Dengan capaian ini, Operasi Keselamatan Toba 2026 menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang konsisten, disertai pengawasan dan penegakan hukum yang proporsional, mampu memberikan dampak nyata terhadap keselamatan dan ketertiban lalu lintas di Sumatera Utara.

Ulvi 

Share:

Dalam rangka Ops Keselamatan Toba, Satlantas Polresta Deli Serdang Laksanakan Binluh Ke Sekolah dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas


 

Dalam rangka Ops Keselamatan Toba, Satlantas Polresta Deli Serdang Laksanakan Binluh Ke Sekolah dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas 

Deli Serdang tvpwembqritaaninsoneaia.my.id

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Toba 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Deli Serdang melaksanakan kegiatan berupa himbauan dan edukasi tertib berlalu lintas di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (9/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin oleh Kasubsatgas Daktib yakni Wakasat Lantas  AKP Nasrul didampingi Kasatgas Preemtif AKP Novri Naldo dan Kasubsatgas serta personel Satlantas Polresta Deli Serdang. Sasaran kegiatan meliputi para siswa dan tenaga pendidik SMAN 1 Beringin.

Dalam kegiatan tersebut, Wakasat Lantas dan anggota memberikan himbauan serta edukasi terkait pelaksanaan Ops Keselamatan Toba 2026. Materi yang disampaikan antara lain pentingnya tertib berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, serta larangan berkendara secara ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, petugas juga melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) serta pendidikan masyarakat (Dikmas) lalu lintas, dengan menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas sejak usia dini

Sosialisasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan turut disampaikan sebagai dasar hukum dalam berkendara di jalan raya.

Kapolresta Deli Serdang melalui Kasat Lantas Polresta Deli Serdang, AKP Resti Widya Sari, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan preemtif ini merupakan langkah awal dan sangat penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

“Operasi Keselamatan Toba 2026 mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Melalui edukasi langsung ke sekolah-sekolah, kami berharap para pelajar dapat memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan, baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungan sekitarnya,” ujar AKP Resti Widya Sari.

Ulvi

Share:

Satgas Gakkum Polres Palas Intensifkan Operasi Keselamatan Toba 2026



 

Satgas Gakkum Polres Palas Intensifkan Operasi Keselamatan Toba 2026

Palas tvpemberitaanindonesia.my.id

Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum (Gakkum) Satusn Lalulintas Kepolisian Resor Padang Lawas (Satlantas Polres Palas) terus mengintensifkan pengawasan lalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Toba 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. Petugas melaksanakan giat pengawasan terhadap para pengguna jalan di kawasan Jalan Simpang 4 Sibuhuan, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas, yang dinilai sebagai salah satu titik dengan aktivitas lalu lintas cukup tinggi.

Kegiatan Sosialisasi Tertib Berkendara dalam Rangka Ops Keselamatan Toba 2026, yang dilakukan Satgas Gakkum Sat Lantas Polres Palas dalam rangka Ops Keselamatan Toba 2026, tersebut Senin. (09/02/2026) dimulai sejak pukul 12.00 Wib hingga selesai. 

Operasi dipimpin langsung oleh Kasatgas Gakkum Ops Keselamatan Toba 2026 Polres Palas AKP Andrea Nasution, SH, yang juga Kasat Lantas Polres Palas didampingi personil Satlantas Polres Palas, Dishub dan Sapol PP kabupaten Palas. 

Dalam pelaksanaannya, sejumlah personel kepolisian turut dilibatkan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Petugas melakukan pemantauan serta pemeriksaan terhadap berbagai jenis kendaraan yang melintas di lokasi tersebut.

Dalam keterangannya saat dikonfirmasi awak media, Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kasatgas Gakkum Ops Keselamatan Toba 2026 Polres Palas AKP Andrea Nasution, SH, menyampaikan Memberikan Pemahaman Kepada Masyarakat Tentang Apa Apa Saja Yang Ditekankan Terkait Kepatuhan Berlalu Lintas Terkait Ops Keselamatan 2026.

"Menghimbau Kepada Masyarakat Tentang Pentingnya Tertib Berlalu Lintas, serta Memberikan Himbauan kepada tukang parkir ( jukir ) agar tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir supaya tidak menyebabkan kemacetan" Ujar Kasatgas Gakkum. 

Ia melanjutkan diharapkan hasil dari giat ini semakin Terciptanya Pemahaman Kepada Pengemudi Angkutan umum dan masyarakat pentingnya tertib berlalulintas, sehingga tersampaikan Kepada Pengemudi Minibus Agar Taat Peraturan Berlalu Lintas Dijalan Raya, dan tersosialiasinya pentingnya Kamseltibcar lantas, Polri hadir ditengah tengah masyarakat.

"Giat ini fokus utama kegiatan kali ini adalah upaya preventif melalui edukasi kepada masyarakat. Meskipun bersifat preventif, pendekatan yang digunakan lebih mengedepankan tindakan persuasif. Petugas memberikan teguran tertulis kepada para pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas. Dan Teguran tersebut diberikan kepada pengendara kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), maupun kendaraan lainnya". Ungkap Kasatgas Gakkum Ops Keselamatan Toba 2026 Polres Palas AKP Andrea Nasution, SH, yang juga selaku Kasat Lantas Polres Palas. 

Sementara itu ditempat terpisah lainnya, Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan mengatakan, langkah ini diambil untuk mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Dengan meningkatnya kepatuhan pengguna jalan, diharapkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir di wilayah hukum Polres Palas. 

"Kehadiran petugas di lapangan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama". Tutur Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan. (Humas Polres Palas)

Ulvi
Share:

Hari Ke-9 Operasi Keselamatan Toba 2026: Edukasi Diperkuat, Penindakan Turun 55,1 Persen



 

Hari Ke-9 Operasi Keselamatan Toba 2026: Edukasi Diperkuat, Penindakan Turun 55,1 Persen

Medan, tvpemberitaanindonesia.my.id

Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, jajaran Polda Sumatera Utara terus mengintensifkan upaya edukasi, sosialisasi, dan pengawasan di lapangan. Operasi yang dimulai sejak 2 Februari 2026 ini mengedepankan pendekatan humanis melalui penyuluhan serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Berdasarkan data penegakan hukum (Gakkum) hingga hari Senin (9/2), total penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 1.348 kasus. Angka ini menurun 55,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 3.002 kasus.

Penindakan melalui sistem ETLE tercatat 241 kasus, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, penindakan non-ETLE mengalami penurunan signifikan menjadi 52 kasus dari sebelumnya 837 kasus. Teguran kepada pelanggar juga menurun menjadi 1.016 dari 2.124 pada tahun lalu.

Dalam operasi ini, petugas juga memberikan perhatian khusus terhadap kendaraan yang berpotensi membahayakan keselamatan. Tercatat 34 kasus penindakan terhadap kendaraan over dimension dan over loading (ODOL), serta 5 kasus kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum (travel) tanpa izin.

Secara akumulatif dari hari pertama hingga hari kedelapan, jumlah total penindakan tercatat 9.345 tindakan, dengan rincian ETLE sebanyak 1.440 kasus, non-ETLE 538 kasus, teguran 7.296, penindakan travel ilegal 11 kasus, dan ODOL sebanyak 60 kasus.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara menyampaikan bahwa tren penurunan pelanggaran menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat selama operasi berlangsung.

“Operasi Keselamatan Toba 2026 mengedepankan edukasi dan pencegahan. Penurunan angka pelanggaran hingga lebih dari 55 persen ini menjadi indikator bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional dan proporsional, terutama terhadap pelanggaran yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk terus mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya saat operasi berlangsung, tetapi setiap hari,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Operasi Keselamatan Toba 2026 di hari kedelapan menunjukkan tren yang semakin positif, seiring masifnya edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum yang terukur di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Ulvi

Share:

Definition List

Unordered List

Support