Jumat, 13 Maret 2026

Dalam Rangka Operasi Ketupat Toba Tahun 2026, Polres Palas Gelar Rakor Linsek

 



Dalam Rangka Operasi Ketupat Toba Tahun 2026, Polres Palas Gelar Rakor Linsek

Palas tvpemberitaanindonesia.my.id

Dalam rangka pengamanan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/Tahun 2026. Kepolisian Resor Padang Lawas (Polres Palas) gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) kesiapan Operasi Ketupat Toba-2026. Yang dipimpin oleh Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto S.IK yang di wakilkan Wakapolres Palas Kompol Sugianto S.Pd, yang dilaksanakan di Aula Coment Center Polres Palas. Kamis (12/03/2026), pukul 10.30 wib hingga selesai. 

Hadir dalam Kegiatan Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto S.IK* yang di wakilkan Wakapolres Palas Kompol Sugianto S.Pd, Bupati Palas yang di wakili PJ Sekda Panguhum Nasution, Pabung Mayor Arh Saleh Hasibuan, Kabag OPS AKP Aman Putra Bangunsyah SH, Kasat pol PP Agus Saleh Saputra Daulay, 

Dinas perhubungan yang mewakili, Dinas BPBD yang mewakili, Dinas kesehatan yang mewakili, Kasat Samapta AKP Hisar Margana Sibarani SH, Kasat lantas AKP Andrea Nasution SH yang mewakili, Kasat Binmas Iptu Gulliat Harahap yang mewakili, 

Kasat narkoba di wakili kbo Ipda Eben Pakpahan, Kasi Propam Iptu Salim Saragih SH, Kasiwas Iptu Sabar Sihombing, Perwakilan OPD Terkait, dan Personil Polres Palas, serta lainnya. 

Kegiatan Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto S.IK., melalui Wakapolres Palas Kompol Sugianto S.Pd, dalam arahan nya menyampaikan, Fuji sukur masih di berikan kesehatan dapat hadir dalam kegiatan Rakoor lintas sektoral di aula Polres Palas.

Maksud dan tujuan operasi ini dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama untuk mempersiapkan segala sesuatunya yang di butuhkan untuk mendukung operasi ketupat Toba 2026 di kabupaten Palas.

'Operasi akan dimulai 13 Maret 2026 sampai 25 Maret 2026 berlangsung selama 13 hari. Dari semua yang menghadiri Rakoor lintas sektoral operasi ketupat Toba 2026 mendukung operasi ini, Terima kasih kepada seluruh pihak instansi terkait dalam kegiatan Rakoor lintas sektoral operasi ketupat Toba 2026". Pungkas Wakapolres Palas Kompol Sugianto, S.Pd.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan, yang diwakili Pj Sekda Palas Panguhum Nasution, mengatakan, Rapat Rakoor lintas sektoral operasi ketupat Toba 2026 dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Pemerintah Daerah kabupaten Palas mendukung sepenuhnya operasi ketupat Toba 2026.

"Gangguan Kamtibmas di tahun ini dapat di minimalisir untuk memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan perayaan Idul Fitri". Ujar Pj Sekda Palas Panguhum Nasution. 

Kemudian sambutan dari Kabag OPS Polres Palas AKP Aman Putra Bangunnya, SH menyampaikan Rencana pelibatan Personil Total 134 Personil, unsur pimpinan 2 personil, unsur pengawas staf 20 Personil, Satgas lapangan 79 personil, personil pos pam dan pos yan 33 personil, TNI 18 Personil, Satpol PP 18 Personil, BPBD 18 Personil, Kwarcab 18 Personil.

Lebih lanjut Ps Kasubsi Penmas Polres Palas Bripka Ginda K Pohan menambahkan, dalam Rakor Linsek tersebut, Saran dan masukan dari pabung TNI Kabupaten Palas, mengatakan TNI sangat mendukung atas pelaksanaan operasi ketupat Toba 2026 ini serta permintaan nama personil yang akan di libatkan untuk menempati pos pam dan pos yan dalam rangka operasi ketupat Toba 2026.

Selanjutnya, Saran dari dinas perhubungan Mengenai Barier di Simpang 4 bisa di geser H-1. Dan Dinas perhubungan siap mendukung pelaksanaan operasi ketupat Toba 2026.sedangkan Saran dari dinas PU, Dinas PU untuk sarana pendukung siap dalam operasi ketupat Toba 2026.

Selain itu, Saran dari dinas BPBD, 

Personil yang dilibatkan akan kita persiapkan dan peralatan siap untuk mendukung operasi ketupat Toba 2026. Dan Saran dari Kasat Pol PP dan damkar Kabupaten Palas, Kami siap bersinergi untuk mensukseskan kegiatan operasi ketupat Toba 2026, Personil yang dilibatkan akan kami kirimkan nama2 yang akan menempati Pos PAM dan Pos Yan.

Disamping itu, Saran dari dinas UKM, Dinas Kami siap mendukung pelaksanaan operasi ketupat Toba 2026 dan Pasar Pagi macet kalau bisa untuk di alihkan, untuk stok hingga saat ini masih aman dan harga normal juga Saran dari kemenag Palas Surat edaran dari menteri agama untuk membuat mesjid ramah untuk pemudik baik arus mudik dan arus balik. Dan untuk Fasilitas di mesjid harus buka 24 jam segala sesuatunya di persiapkan oleh BKM mesjid

"Serta Saran dari dinas Kesehatan juga menyampaikan, Dinas kesehatan untuk Puskesmas tetap buka untuk pelayanan kesehatan. Personil dari dinas kesehatan akan menempatkan Personil di setiap pos pam dan pos yan serta menempatkan mobil ambulans". Tuturnya. 

Pelaksanaan Rakoor Lintas Sektoral "Ketupat Toba-2026"Polres Palas selesai pukul 11.45 Wib berjalan dengan aman dan kondusif. (Humas Polres Palas)

Ulvi


Share:

Kapolres Palas Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026, Dalam Rangka Perayaan Idul Fitri 1447H.

Kapolres Palas Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026, Dalam Rangka Perayaan Idul Fitri 1447H.

Palas tvpemberitaanindonesia.my.id

Kepala Kepolisian Resor Padang Lawas (Kapolres Palas), AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026. Dalam rangka perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Palas. Dan yang Bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) adalah Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Palas, Ipda Amir Hamzah Siregar, SH., dan Perwira Upacara (Paup) dipercayakan kepada Kasat Lantas Polres Palas, AKP Andrea Nasution, SH., dan Protokol Brigpol Wilda Harahap. Pada Kamis, (12/03/2026). Pukul 17.00 wib sampai selesai. 

Langkah ini diambil sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana guna memastikan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Palas ini turut dihadiri oleh Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto S.IK, Wakapolres Palas Kompol Sugianto S.Pd, Bupati Palas yang di wakili Kasat pol PP Agus Saleh Saputra Daulay, Pabung Kabupaten Palas, Mayor Arh Saleh Hasibuan, Kepala kejaksaan Negeri Palas yang mewakili, Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan Bainar Ritonga, S.Ag., M.H. yang mewakili, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Palas, Ketua Pemuka Agama Mitra Kamtibmas Kabupaten Palas H Fauzan Hamidy Hasibuan, PT. Jasa Raharja Kabupaten Palas, Kakan Kemenag Palas, Para Asisten dan Pimpinan OPD Pemkab Palas, Kabag OPS AKP Aman Putra Bangunsyah, SH., Para Kasat Polres Palas, Para Kapolsek jajaran Polres Palas, Para Perwira, Peserta Upacara, Insan Pers serta lainnya. 

Seluruh pihak yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan operasi di wilayah Hukum Polres Palas ini. 

Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan oleh Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar. Sebagaimana kita ketahui bersama, situasi global saat ini menunjukkan eskalasi yang semakin meningkat, mulai dari konflik antara Israel dan Palestina, hingga Israel-Amerika Serikat dan Iran. Konflik tersebut telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, termasuk meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta memicu rangkaian aksi balasan militer, serangan terhadap infrastruktur strategis di negara kawasan Timur Tengah lainnya, termasuk serangan ke kilang minyak Aramco, fasilitas penyimpanan minyak di Teheran dan Provinsi Alborz serta pertokoan dan berbagai fasilitas publik di Beirut, Lebanon.

Situasi tersebut berimplikasi terhadap gejolak harga minyak dunia yang berdampak terhadap stabilitas ekonomi global. Apabila situasi ini tidak membaik, maka akan berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah, memicu kenaikan harga berbagai komoditas yang dapat menurunkan daya beli masyarakat, meningkatnya inflasi, dan pengetatankebijakan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

"Meskipun fiskal yang pada 10 Maret 2026 harga minyak dunia sempat menurun, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai, mengingat situasi global masih belum sepenuhnya stabil. Menyikapi dinamika tersebut, Pemerintah terus melakukan berbagai langkah diplomasi dengan mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dan prinsip non-blok gunamemitigasi dampak eskalasi global, sekaligus mendorong terciptanya perdamaian dunia". Ujar Kapolres. 

Sejalan dengan hal tersebut, Indonesia juga berperan aktif dalam berbagai upaya diplomasi internasional, termasuk mendorong terciptanya perdamaian antara Palestina dan Israel dengan bergabung dalam board of peace melalui pendekatan Two State Solution, karena keterlibatan lembaga-lembaga formal (PBB) saat ini sudah tidak lagi didengar. Indonesia juga bersedia menjadi juru damai dalam mengakhiri konflik antara Iran dan Israel-Amerika, dengan terus berkomunikasi dengan negara kawasan teluk, termasuk ASEAN dan negara Barat untuk mencari solusi atas konflik yang terjadi.

Di sisi lain lanjut Kapolres, Pemerintah juga menempuh langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional, termasuk memperkuat diplomasi perdagangan sehingga dapat menjadi peluang besar bagi dunia usaha dan industri nasional untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil. Selain itu, Pemerintah juga melakukan langkah-langkah dalam rangka menjaga kestabilan harga minyak dengan memberikan bantuan subsidi. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Berbagai hal yang diupayakan Pemerintah tersebut tentunya harus kita dukung bersama-sama. 

Tidak lama lagi, kita akan menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan salah satu agenda penting nasional. Momentum ini tentunya mampu mendorong perputaran uang yang signifikan dan memberikan multiplier effect di seluruh daerah, sepanjang seluruh rangkaian berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Dan Berdasarkan Survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang atau turun sebesar 1,75% yaitu 2,5 juta orang dibanding tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. Meskipun demikian, kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakannya. Terlebih lagi, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara lain diskon tarif tol dan tiket untuk transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere.

"Guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri dan libur lebaran, Polri dengan TNI dan stakeholder terkait didukung menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi "Ketupat-2026" selama 13 hari, mulai tanggal 13 s.d. 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan. Kemudian Berdasarkan hasil Rakor Lintas Sektoral, puncak arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, dimana puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14 s.d. 15 Maret 2026 dan 18 s.d. 19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 s.d. 25 Maret 2026 dan 28 s.d. 29 Maret 2026". Ucap AKBP Dodik Yuliyanto, SIK. 

Selain itu, Polri telah menyiapkan 2.746 pos, yang terdiri dari 1.624 Pos Pam, 779 Pos Yan, serta 343 Pos Terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara. Untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat,Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2026/1447 Η.

SKB tersebut mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow dan ganjil-genap, penundaan proyek konstruksi, pengaturan penyeberangan laut, serta pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan. Untuk itu, saya berharap agar seluruh personel memedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan SKB ini, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik.

Selanjutnya, guna menjaga kelancaran pada jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone dan sistem first come first in. Selain kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyeberangan, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting serta BBM juga perlu mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, lakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga, serta pastikan distribusi terlaksana dengan lancar dan tepat waktu. Berdasarkan mapping kerawanan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi, antara lain kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, dan perkelahian antar kelompok. Untuk itu, lakukan patroli rutin dengan melibatkan Pam Swakarsa, utamanya pada titik-titik dan jam rawan.

Selain itu, lakukan pendataan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik dan sediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di Kantor Kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kemudian, berdasarkan prediksi BMKG, secara umum potensi cuaca wilayah Indonesia pada saat Arus Mudik Lebaran dalam kondisi berawan hingga hujan lebat. Oleh karena itu, perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan baik penyiapan tim tanggap bencana, sarana dan prasarana pendukung, termasuk langkah-langkah penanganan bencana baik pada tahap pra, saat dan pasca bencana. 

Seluruh pelaksanaan operasi tentunya harus didukung dengan strategi komunikasi publik yang baik. Untuk itu, pastikan masyarakat mengetahui seluruh informasi layanan Kepolisian, pesan-pesan Kamtibmas hingga penerapan rekayasa lalu lintas.

Selain itu, optimalkan layanan Kepolisian 110 guna menghadirkan pelayanan Kepolisian yang responsif dan solutif, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran rekan-rekan, baik dalam menginformasikan perkembangan situasi hingga menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat. Sebelum mengakhiri amanat ini, saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan gabungan, baik dari unsur TNI-Polri, Kementerian

terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2026.

Pada kesempatan ini, perlu saya tekankan kembali bahwa keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan "Mudik Aman, Keluarga Bahagia". Selamat bertugas, jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan bagi masyarakat, bangsa, dan negara sebagai ladang ibadah untuk mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Terakhir, saya juga mengucapkan "Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H" kepada seluruh umat Islam yang merayakan. Semoga di bulan yang penuh rahmat ini, kita senantiasa dilimpahi ampunan dan keberkahan dalam menyambut hari kemenangan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, serta keselamatan kepada kita, dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara". Pungkas Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK. 

Hingga selesai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026. Dalam rangka perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Palas berlangsung aman dan tertib. (Humas Polres Palas)

Ulvi

Share:

Operasi Ketupat Toba 2026, Polda Sumut Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Aman



 Operasi Ketupat Toba 2026, Polda Sumut Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Aman

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

 Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Kamis (12/3), sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel tersebut dipimpin oleh Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto selaku Kapolda Sumatera Utara yang membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor guna menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

“Apel ini merupakan wujud komitmen bersama agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” kata Kapolda Sumut saat membacakan amanat Kapolri.

Kapolri menjelaskan, perayaan Idul Fitri merupakan agenda nasional yang setiap tahun memicu pergerakan masyarakat dalam jumlah besar serta mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah. 

Meski demikian, peningkatan mobilitas masyarakat tetap perlu diantisipasi, terutama dengan adanya berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, serta kebijakan kerja dari mana saja (work from anywhere).

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran, Polri bersama TNI dan sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Pengamanan juga difokuskan pada  objek vital dan lokasi keramaian, seperti masjid, lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Kapolri juga mengingatkan jajaran untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik Lebaran, mulai dari kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga potensi konflik antar kelompok.

Oleh karena itu, seluruh personel diminta meningkatkan patroli rutin serta melibatkan unsur pengamanan swakarsa guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Selain aspek keamanan, aparat juga diminta melakukan monitoring terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok serta distribusi bahan bakar minyak (BBM) agar tetap lancar selama masa libur Lebaran.

Di sisi lain, Kapolri juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prediksi BMKG, kondisi cuaca selama periode arus mudik diperkirakan didominasi awan hingga hujan lebat sehingga perlu diantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi.

“Seluruh pelaksanaan operasi juga harus didukung strategi komunikasi publik yang baik, sehingga masyarakat mengetahui informasi terkait layanan kepolisian, pesan kamtibmas hingga rekayasa lalu lintas yang diterapkan,” ujarnya.

Kapolri turut menginstruksikan agar layanan kepolisian 110 dioptimalkan guna memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan solutif kepada masyarakat.

Di akhir amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat 2026, termasuk TNI, kementerian dan lembaga terkait, serta berbagai mitra kamtibmas.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen yang terlibat dalam pengamanan.

“Terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia,” demikian pesan Kapolri.

Ulvi


Share:

Silaturahmi Kapolda Sumut dengan Media, Pererat Sinergi Sambut Idul Fitri 1447


 

Silaturahmi Kapolda Sumut dengan Media, Pererat Sinergi Sambut Idul Fitri 1447

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Silaturahmi Polda Sumut Bersama Media dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Aula Tribrata Polda Sumut, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H bersama Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sumut, serta ratusan wartawan mitra Polda Sumut dari berbagai organisasi pers dan perusahaan media di Sumatera Utara.

Turut hadir Ahli Pers perwakilan Dewan Pers di Sumatera Utara Rizal Rudi Surya, Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik, Ketua IJTI Sumut Tuti Alawiyah Lubis, Ketua PFI Sumut Risky Cahyadi, Ketua SMSI Sumut Erris J. Napitupulu, serta Ketua JMSI Sumut Rianto.

Dalam sambutannya mewakili Kapolda Sumut, Wakapolda Sumut menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan publik.

“Sinergi yang selama ini terjalin antara Polda Sumatera Utara dan rekan-rekan media diharapkan terus diperkuat. Media memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, serta menyejukkan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Polda Sumut dalam menyampaikan berbagai program dan kegiatan kepolisian kepada masyarakat.

Ia berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan demi mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Sumatera Utara.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polda Sumut berharap hubungan kemitraan dengan insan pers dapat semakin erat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam memberikan informasi yang positif dan edukatif bagi masyarakat.

Ulvi

Share:

Polda Sumut Kerahkan 11.276 Personel dan 164 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Toba 2026p


 

Polda Sumut Kerahkan 11.276 Personel dan 164 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Toba 2026

Medan tvpemberitaanindonesia.my.idl

Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengerahkan sebanyak 11.276 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Toba 2026 di wilayah Sumatera Utara.

Kepala Biro Operasi Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Dwi Tunggal Jaladri, S.H., S.I.K., M.Hum., mengatakan ribuan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, instansi pemerintah, serta elemen masyarakat yang dilibatkan dalam pengamanan Lebaran tahun ini.

“Total personel yang terlibat sebanyak 11.276 orang, terdiri dari 8.002 personel Polri dan 3.274 personel dari TNI serta instansi terkait,” ujar Kombes Jaladri di Medan, Kamis (12/3).

Ia menjelaskan, dari jumlah personel Polri tersebut, 600 personel merupakan jajaran satuan tugas (satgas) di tingkat Polda, sedangkan 7.402 personel lainnya berasal dari jajaran Polres di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Selain menyiagakan personel, Polda Sumut juga mendirikan 164 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik.

Pos tersebut terdiri dari 90 Pos Pengamanan (Pos Pam), 63 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 11 Pos Terpadu yang menjadi pusat koordinasi berbagai instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Jaladri, Pos Pengamanan difungsikan untuk memberikan pengawasan serta perlindungan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Sumatera Utara.

Sementara Pos Pelayanan tidak hanya memberikan pengamanan, tetapi juga menerima laporan masyarakat dan menyediakan bantuan bagi pemudik yang membutuhkan. Adapun Pos Terpadu melibatkan berbagai instansi terkait untuk memperkuat koordinasi dalam pengamanan arus mudik.

Melalui kesiapan personel dan pos pengamanan tersebut, Polda Sumut berharap arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Sumatera Utara dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Ulvi

Share:

Polda Sumut Tetapkan Dua Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina


 

Polda Sumut Tetapkan Dua Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol. Rahmat Budi Handoko mengatakan, kedua tersangka ditetapkan setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang yang sebelumnya diamankan dalam operasi penindakan di Desa Panabari, Kecamatan Tano Tombangan, Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Keduanya ialah AB atau Abu Bakar, warga Desa Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Sumatera Barat, dan AD alias Ali Derlan, warga Huta Raja, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara,” kata Kombes Rahmat di Medan, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, Abu Bakar berperan sebagai operator ekskavator yang digunakan dalam aktivitas penambangan, sedangkan Ali Derlan bertugas sebagai mekanik boks penampung pasir yang mengandung emas.

“Sementara baru dua orang tersebut yang bisa kami tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Rahmat menerangkan, dari total 17 orang yang diamankan, sebanyak 15 orang lainnya masih berstatus sebagai saksi karena tidak terlibat langsung dalam kegiatan penambangan.

“Sebagian hanya bertugas sebagai tukang masak di lokasi tambang, dan ada juga warga yang hanya mengantar bahan bakar minyak,” jelasnya.

Penyidik juga masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat, termasuk pemilik tambang yang hingga kini belum diamankan.

“Namun demikian, rekan-rekan jangan khawatir, proses penyelidikan dan pendalaman tetap kami lakukan,” kata Rahmat.

Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan 12 unit alat berat jenis ekskavator dari lokasi tambang. Sementara dua unit ekskavator lainnya diamankan saat berada di perjalanan menuju lokasi dan masih didalami keterkaitannya dengan aktivitas penambangan tersebut.

Menurut Kombes Rahmat, penyidik juga akan memeriksa sejumlah saksi ahli serta menelusuri perusahaan penyedia alat berat guna mengetahui kepemilikan ekskavator yang digunakan dalam aktivitas ilegal itu.

“Dari 12 alat berat tersebut, kami akan meminta keterangan dari perusahaan penyedia alat berat untuk mengetahui siapa pemiliknya,” ujarnya.

Kombes Rahmat mengatakan kedua tersangka dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Pasal 89 ayat 1 juncto Pasal 17 ayat 1 Undang-Undang Nomor 18 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Selain tersangka, pihaknya menyita di antaranta 12 unit ekskavator, dua mesin genset empat mesin penyedot air, 10 karpet penyaring, buku catat, alat pendulang emas,

"Kami terus mendalami kasus ini, termasuk melakukan pemeriksaan dan beberapa tempat tersebut. Ditambah kami memanggil ahli dan pihak terkait," katanya.

Ulvi

Share:

Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET



 Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Sumatera Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sei Sikambing, Kota Medan, Jumat (13/3), guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut dipimpin Dirkrimsus Polda Sumut selaku Kasatgas Pangan  Kombes Pol. Rahmat Budi Handoko melalui Kasubdit I Indag AKBP Budi Prasetyo yang diwakili Kanit 2 AKP Indah Handayani, S.H., M.H. bersama personel Ditreskrimsus lainnya, sebagai tindak lanjut atas pemberitaan terkait temuan harga minyak goreng merek Minyakita yang disebut melebihi harga eceran tertinggi (HET) di sejumlah pasar di Medan.

Dalam sidak tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah komoditas kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng Minyakita dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Untuk kegiatan menjelang Hari Raya Idul Fitri ini di Pasar Sei Sikambing sebagai salah satu pasar tradisional di Kota Medan, memang ada beberapa barang yang mengalami kenaikan, namun tidak signifikan,” kata AKP Indah di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas wajar dan tidak memberikan dampak besar terhadap daya beli masyarakat.

“Tidak terlalu kelihatan. Artinya kenaikan tersebut tidak berdampak kepada masyarakat, sehingga harga secara umum masih stabil di Pasar Sei Sikambing ini,” ujarnya.

Terkait komoditas minyak goreng Minyakita, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga masih dijual sesuai dengan ketentuan HET.

“Untuk produk Minyakita masih dijual di kisaran harga Rp15.700 hingga Rp16.000 per liter, sehingga masih sesuai dengan harga eceran tertinggi,” jelasnya.

Sementara itu, untuk beras SPHP juga masih dijual sesuai HET, meskipun terdapat sedikit penyesuaian harga di tingkat pedagang namun tidak signifikan.

Selain memantau harga, tim Satgas Pangan juga memastikan ketersediaan stok bahan pokok menjelang Lebaran.

“Untuk stok sampai saat ini masih cukup hingga menjelang Lebaran. Pemantauan ini akan terus kami lakukan karena menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata AKP Indah.

Sementara itu, Kasatgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Sumut Kombes Pol Rahmat Budi Handoko melalui Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan penelusuran terhadap temuan harga Minyakita yang sempat dilaporkan dijual di atas HET pada beberapa pengecer di Pasar Petisah dan Pasar Sei Sikambing.

Hasil penelusuran sementara menunjukkan bahwa sejumlah pengecer yang menjual Minyakita di atas HET ternyata memperoleh pasokan dari pengecer resmi yang terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah Rakyat (SIMIRAH), sementara pedagang tersebut sendiri tidak terdaftar dalam sistem tersebut.

Selain itu, ditemukan pula adanya distributor tingkat kedua yang menjual Minyakita kepada pengecer dengan harga yang sudah mendekati HET, sehingga memengaruhi harga jual di tingkat pasar.

“Terhadap distributor tersebut akan dilakukan teguran dan peringatan agar tetap mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Secara umum, kata dia, hasil pemantauan menunjukkan kondisi harga bahan pokok penting di wilayah Sumatera Utara masih relatif stabil dengan ketersediaan stok yang mencukupi menjelang hari besar keagamaan nasional.

Di sisi lain, Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Utara Budi menyampaikan bahwa pihaknya telah menyalurkan alokasi Minyakita kepada distributor tingkat pertama (D1) dan distributor tingkat kedua (D2) yang terdaftar dalam sistem SIMIRAH secara merata.

Namun demikian, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Bulog juga akan menambah suplai Minyakita di sejumlah titik yang dinilai memerlukan intervensi pasar.

“Bulog telah mengalokasikan jatah Minyakita ke distributor yang terdaftar di SIMIRAH secara cukup dan merata. Menjelang HBKN, kami juga akan menambah suplai di titik-titik tertentu yang dianggap perlu agar harga tetap terjaga,” ujarnya.

Satgas Pangan Polda Sumut menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan distribusi serta harga bahan pokok di pasar tradisional maupun ritel modern guna memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar menjelang Idul Fitri.

Ulvi


Share:

Kamis, 12 Maret 2026

Polres Asahan Buka Puasa Bersama Kalangan Para Wartawan Polres Asahan



 

Polres Asahan Buka Puasa Bersama Kalangan Para Wartawan Polres Asahan 

Asahan tvpemberitaanindonesia.my.id

Jajaran Polres Asahan mengadakan buka puasa bersama dengan wartawan di aula wira satya, Selasa (10/03/2026).

Sesuai pemberitaan Taslabnews sebelumnya, Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, para pejabat utama dan puluhan wartawan yang tergabung dalam group humas Polres Asahan.

Acara buka bersama ini bukan hanya di hadiri oleh wartawan yang beragama islam namun juga dihadiri oleh wartawan yang beragama Nasrani Hal ini sebagai bentuk toleransi antar umat beragama di Wilkum Polres Asahan .

Ferry Matondang salah seorang wartawan televisi nasional sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pihak Polres Asahan yang mana hal ini menunjukan Polres Asahan menghargai kinerja wartawan dan komitmen dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukumnya.

Sementara itu Humas Polres Asahan AKP Herli Damanik menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memperkuat toleransi dengan menjadikan keberagaman di wilayah hukum Polres Asahan sebagai kekuatan dalam meningkatkan soliditas dengan membangun sinergi antara Polri, pemerintah dan masyarakat, serta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif.

Sehingga kedepannya masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan tenang.

Kegiatan tersebut juga tidak luput dari pantauan sejumlah wartawan Berbagai Media Mitra Polres Asahan,


Ulvi

Share:

Jembatan Modular Asahan Rampung, TNI Percepat Akses Ekonomi Bagi Warga Yang Memerlukan


 

Jembatan Modular Asahan Rampung, TNI Percepat Akses Ekonomi Bagi Warga Yang Memerlukan 

Asahan tvpemberitaanindonesia.my.id

Jembatan modular di wilayah Kabupaten Asahan akhirnya rampung dibangun oleh personel Kodim 0208/Asahan bersama tim teknis Yon Zipur 1/Dhira Dharma. Pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti nyata kontribusi TNI dalam meningkatkan akses mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Jembatan modular Asahan ini dikerjakan dengan melibatkan personel TNI serta dukungan penuh dari masyarakat sekitar. Warga setempat ikut bergotong royong membantu proses pembangunan hingga jembatan tersebut selesai dan siap dimanfaatkan.

Sejak awal pengerjaan, prajurit TNI bersama tim teknis bekerja secara maksimal untuk memastikan pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Berbagai tantangan di lapangan dapat diatasi berkat kerja sama dan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., pada Kamis (12/03/2026) menjelaskan bahwa pembangunan jembatan modular ini bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi warga di daerah tersebut.

“Dengan rampungnya jembatan ini, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih mudah, sehingga distribusi hasil pertanian maupun aktivitas ekonomi warga dapat berjalan lebih lancar,” ujar Edy Syahputra.

Keberadaan jembatan modular tersebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan hasil kebun.

Warga setempat menyambut baik selesainya pembangunan jembatan tersebut. Mereka mengaku sebelumnya harus menghadapi kesulitan saat melintasi jalur tersebut, terutama ketika membawa hasil kebun atau kebutuhan lainnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal pembangunan. Banyak warga ikut terlibat membantu pengerjaan hingga jembatan tersebut akhirnya selesai dibangun.

Kini jembatan modular tersebut telah dapat digunakan oleh masyarakat dan menjadi penghubung penting antarwilayah. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.

Pembangunan jembatan ini juga menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus terjalin dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ulvi

Share:

Pastikan Operasi Ketupat Toba 2026 Maksimal, Kapolresta Deli Serdang Periksa Seluruh Ranmor Dan Alkom Dinas



 

*Pastikan Operasi Ketupat Toba 2026 Maksimal, Kapolresta Deli Serdang Periksa Seluruh Ranmor Dan Alkom Dinas*

Deli Serdang tvoemberitaanindonesia.my.id

Menjelang akan dilaksanakannya Operasi Ketupat Toba 2026, Polresta Deliserdang melakukan langkah proaktif untuk memastikan kesiapan total sarana pendukung pengamanan,seluruh kendaraan bermotor (ranmor) R2,R4 dan R6 Serta Alat Komunikasi HT dinas  Milik Polresta Deliserdang dikumpulkan dalam sebuah apel pengecekan intensif guna menjamin pelayanan maksimal bagi masyarakat selama momentum Idul Fitri 2026

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si didampingi oleh Waka Polresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, SIK, MH bersama dengan Para PJU Polresta Deli Serdang, Senin 11 Maret 2026 pagi yang bertempat di lapangan apel Polresta Deliserdang 

 Kegiatan Pemeriksaan ini menyeluruh dilakukan terhadap setiap unit kendaraan, baik roda dua,roda empat maupun roda 6 Serta Alkom HT,Pengecekan ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan langkah konkret untuk memastikan seluruh sarana operasional dalam kondisi prima sebelum diterjunkan ke lapangan.

Satu per satu kendaraan diperiksa secara mendetail, mulai dari performa mesin, sistem pengereman, kelayakan ban, hingga komponen vital seperti lampu rotator, sirene, dan alat komunikasi dan kebersihan juga menjadi poin utama dalam pemeriksaan ini untuk memastikan kesiapan Polresta delisersang dalam mengahadapi operasi kepolisian yang sudah didepan mata 

Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M,Si  menegaskan bahwa kondisi kendaraan dinas adalah cerminan dari kesiapan personel itu sendiri dalam melayani masyarakat,“Kendaraan dinas adalah penunjang utama tugas di lapangan sehingga perlu dipastikan semuanya dalam kondisi baik sehingga pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Toba 2026 dapat berjalan Maksimal,” tegasnya

Pengecekan ini menjadi bagian penting untuk meminimalisir kendala teknis saat personel bertugas di titik-titik rawan. Selain aspek teknis, pengecekan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan disiplin dan rasa tanggung jawab kepada anggota bahwa kendaraan dinas adalah amanah negara yang harus dirawat secara profesional.

Dengan kesiapan ranmor yang matang, Polresta Deliserdang menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas di tengah tengah masyarakat dan benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang sigap,"tutupnya.

Ulvi

Share:

Definition List

Unordered List

Support