Selasa, 06 Januari 2026

Ketua lembaga LPAKN RI . PRO JAMIN.(Lampung) DPK Tanggamus diterima audensi oleh pemerintah kabupaten Tanggamus.



 

Ketua lembaga LPAKN RI . PRO JAMIN.(Lampung) DPK Tanggamus diterima audensi oleh pemerintah kabupaten Tanggamus.

 Tanggamus Lampung tvpemberitaanindonesia.my.id

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat ini menjadi wadah penyampaian aspirasi kritis terkait berbagai dinamika pembangunan dan dugaan penyimpangan di lapangan.

Kehadiran pengurus lembaga kontrol sosial tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, yang didampingi oleh Asisten II, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bapenda, Kabag Keuangan, serta sejumlah pejabat eselon lainnya.

Dalam audiensi tersebut, persoalan sektor pendidikan menjadi pembahasan hangat. Ketua DPK LPAKN PROJAMIN RI Tanggamus, Helmi, memberikan sorotan tajam secara spesifik terhadap pembangunan SMP Satu Atap (Satap) di Pekon Kubulangka, Kecamatan Cukuh Balak.

Helmi menilai proyek tersebut sarat akan ketidakterbukaan informasi publik. “Kami menemukan pembangunan SMP Satap di Kubulangka ini sangat tidak transparan. Publik kesulitan mengakses informasi terkait nilai anggaran maupun detail perjanjian kontraknya,” jelas Helmi.

“Lebih parah lagi, berdasarkan pantauan kami, pengerjaan proyek tersebut telah melampaui batas waktu perjanjian kontrak yang seharusnya, namun progresnya masih menyisakan banyak tanda tanya,” tegasnya di hadapan Wakil Bupati.

Lembaga ini mencurigai adanya dugaan pembiaran terhadap keterlambatan pengerjaan yang tidak dibarengi dengan sanksi tegas sesuai aturan pengadaan barang dan jasa.

Selain isu pendidikan, Helmi juga mengungkapkan temuan terkait adanya indikasi monopoli dalam pengadaan material proyek di wilayah tersebut. Dirinya menyebut ada kecenderungan pengadaan material dikuasai oleh satu pihak saja, yang berdampak pada kualitas bangunan karena minimnya persaingan mutu.

Sementara itu, Ketua DPD LPAKN PROJAMIN RI Lampung, Hermawansyah, menambahkan bahwa kelemahan pengawasan dari dinas terkait membuat realisasi pembangunan infrastruktur secara umum di Tanggamus masih jauh dari harapan masyarakat. “Jangan sampai kuantitas dikejar, tapi kualitas diabaikan,” imbuhnya.

Menanggapi laporan spesifik mengenai SMP Satap Kubulangka dan isu lainnya, Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, menegaskan akan segera melakukan kroscek ke lapangan dan memanggil dinas terkait.

”Data dan informasi yang disampaikan rekan-rekan LPAKN PROJAMIN RI, termasuk soal SMP Satap di Cukuh Balak, akan menjadi bahan evaluasi serius kami. Pihak pemerintah segera melakukan langkah penilaian terhadap persoalan ini,” kata Agus.

“Namun, untuk tahap awal, kami akan melakukan penegasan melalui pola pembinaan terlebih dahulu kepada para pemangku kebijakan di tingkat dinas,” lanjutnya.

Agus Suranto juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada LPAKN PROJAMIN RI yang telah menjalankan fungsi kontrol sosial dengan memberikan masukan serta kritik yang membangun bagi Pemerintah Daerah Tanggamus.

”Kritik dan masukan ini adalah bentuk kecintaan terhadap Kabupaten Tanggamus. Kami berterima kasih kepada LPAKN PROJAMIN RI Lampung yang telah membantu kami melihat  celah-celah yang perlu diperbaiki demi kemajuan daerah,” tutupnya."

Wong

Share:

Pengurus NARASI PRESISI NKRI Raden Dedek Sumarnak SH Meminta Kepada Pihak Kejaksaan Negri Lampung Segera Memeriksa Kakon Gedung Kecamatan Cukuh Balak Diduga Terindikasi Skandal Kasus Dana Desa Tahun 2023 Sd 2024



 


Pengurus NARASI PRESISI NKRI Raden Dedek Sumarnak SH Meminta Kepada Pihak Kejaksaan Negri Lampung Segera  Memeriksa Kakon Gedung Kecamatan Cukuh Balak Diduga Terindikasi Skandal Kasus Dana Desa Tahun 2023 Sd 2024

Tanggamus tbpemberitaanindonesia.my.id

Aroma dugaan penyimpangan dana desa kembali tercium dari Pekon Gedung, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus kini mencuat indikasi mark-up dan korupsi pada sejumlah kegiatan desa dari tahun 2023 hingga 2024.

Dari hasil penelusuran dan keterangan sumber di lapangan, ditemukan dugaan kuat adanya penyimpangan pada berbagai pos anggaran, meliputi anggaran fisik, anggaran,anggaran PKK, anggaran ketahanan pangan, hingga dana operasional 3%, yang jika ditotal nilainya diduga mencapai ratusan juta rupiah.

 “Banyak kegiatan yang dilaporkan selesai, padahal di lapangan tidak sesuai. Selisih anggarannya sangat mencolok, bisa sampai ratusan juta rupiah,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan

Lebih lanjut ia menyebut, persoalan dugaan ketidaktransparanan bukan hanya terjadi tahun ini, melainkan sudah berlangsung sejak 2021 hingga 2022, ketika sejumlah kegiatan juga tidak memiliki laporan pertanggungjawaban yang jelas sama sekali

 menurut keterangan salah satu warga yang identitasnya dirahasiakan merasa sangat kecewa dan geram dengan tindakan seorang kepala pekon yang dianggap tidak ada ke transparan Mereka mendesak Inspektorat Kabupaten Tanggamus dan Kajari segera turun melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kepala Pekon Tersebut 

Sebelum berita ini resmi diterbitkan, pihak Kepala Pekon Gedung dipersilakan memberikan hak jawab atau klarifikasi tertulis terkait dugaan mark-up dan korupsi yang disampaikan langsung oekh masyarakat dan kami masyarakat meminta kepastian dan pertanggung jawaban terkait Aksi dugaan Korupsi Berjamaah kepala Pekon untuk memperkaya dirinya sendiri 

Tim investigasi menyatakan akan terus mendampingi dan mengawal laporan warga hingga hasil pemeriksaan resmi dari Inspektorat Kabupaten Tanggamus diumumkan.

Publik berharap aparat penegak hukum juga ikut bertindak agar pengelolaan dana desa di Pekon Gedung benar-benar bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

apabila nanti ditemukan hasil audit dari inspektorat kabupaten Tanggamus terbukti ada kerugian negara maka kami masyarakat mendesak kepada instansi terkait untuk  menindaklanjuti secara hukum yang berlaku.

Tiem

Share:

Senin, 05 Januari 2026

Ketua NARASI PRESISI NKRI Raden Dedek Sumarnak SH Meminta Agar Kejaksaan Tinggi Lampung Segera Periksa Kakon Gedung Kecamatan Cukuh Balak Diduga Kasus Koripsi Mark-Up Serta Korupsi Dana Desa 2023-2024


 Ketua NARASI PRESISI NKRI Raden Dedek Sumarnak SH Meminta Agar Kejaksaan Tinggi Lampung Segera Periksa Kakon Gedung Kecamatan Cukuh Balak Diduga Kasus Koripsi Mark-Up Serta Korupsi Dana Desa 2023-2024 Bila Perlu Rangkap Periksa Penjarakan Biar Mampus Dia

Tanggamus tvoemberitaanindonesia.my.id

Bauk Busuk Aroma dugaan penyimpangan dana desa kembali tercium dari Pekon Gedung, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus kini mencuat indikasi mark-up dan korupsi pada sejumlah kegiatan desa dari tahun 2023 hingga 2024.Dari hasil penelusuran dan keterangan sumber di lapangan, ditemukan dugaan kuat adanya penyimpangan pada berbagai pos anggaran, meliputi anggaran fisik, anggaran,anggaran PKK, anggaran ketahanan pangan, hingga dana operasional 3%, yang jika ditotal nilainya diduga mencapai ratusan juta rupiah.

Banyak kegiatan yang dilaporkan selesai, padahal di lapangan tidak sesuai. Selisih anggarannya sangat mencolok, bisa sampai ratusan juta rupiah,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan

Lebih lanjut ia menyebut, persoalan dugaan ketidaktransparanan bukan hanya terjadi tahun ini, melainkan sudah berlangsung sejak 2021 hingga 2022, ketika sejumlah kegiatan juga tidak memiliki laporan pertanggungjawaban yang jelas

 menurut keterangan salah satu warga yang identitasnya dirahasiakan merasa  kecewa dan geram dengan tindakan kepala pekon yang dianggap tidak ada ke transparan Mereka mendesak Inspektorat Kabupaten Tanggamus segera turun melakukan pemeriksaan menyeluruh.

“Kami hanya ingin kejelasan. Jangan sampai dana desa yang seharusnya untuk pembangunan dan kesejahteraan warga malah dikorupsi,” tegas salah satu  masyarakat setempat.

Sebelum berita ini resmi diterbitkan, pihak Kepala Pekon Gedung dipersilakan memberikan hak jawab atau klarifikasi tertulis terkait dugaan mark-up dan korupsi yang disampaikan masyarakat .

Tim investigasi menyatakan akan terus mendampingi dan mengawal laporan warga hingga hasil pemeriksaan resmi dari Inspektorat Kabupaten Tanggamus diumumkan.

Publik berharap aparat penegak hukum juga ikut bertindak agar pengelolaan dana desa di Pekon Gedung benar-benar bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

apabila nanti ditemukan hasil audit dari inspektorat kabupaten Tanggamus terbukti ada kerugian negara maka kami masyarakat mendesak kepada instansi terkait untuk  menindaklanjuti secara hukum yang berlaku.

Ed

Share:

Diduga Kakon Gedung Kecamatan Cukuh Balak Jadi Sorotan Mark-Up dan Korupsi Dana Desa 2023-2024


 

Diduga Kakon Gedung Kecamatan Cukuh Balak Jadi Sorotan Mark-Up dan Korupsi Dana Desa 2023-2024

Tanggamus tvpbeeitaanindonesia.my.id

Aroma dugaan penyimpangan dana desa kembali tercium dari Pekon Gedung, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus kini mencuat indikasi mark-up dan korupsi pada sejumlah kegiatan desa dari tahun 2023 hingga 2024.

Dari hasil penelusuran dan keterangan sumber di lapangan, ditemukan dugaan kuat adanya penyimpangan pada berbagai pos anggaran, meliputi anggaran fisik, anggaran,anggaran PKK, anggaran ketahanan pangan, hingga dana operasional 3%, yang jika ditotal nilainya diduga mencapai ratusan juta rupiah.

> “Banyak kegiatan yang dilaporkan selesai, padahal di lapangan tidak sesuai. Selisih anggarannya sangat mencolok, bisa sampai ratusan juta rupiah,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan

Lebih lanjut ia menyebut, persoalan dugaan ketidaktransparanan bukan hanya terjadi tahun ini, melainkan sudah berlangsung sejak 2021 hingga 2022, ketika sejumlah kegiatan juga tidak memiliki laporan pertanggungjawaban yang jelas

 menurut keterangan salah satu warga yang identitasnya dirahasiakan merasa  kecewa dan geram dengan tindakan kepala pekon yang dianggap tidak ada ke transparan Mereka mendesak Inspektorat Kabupaten Tanggamus segera turun melakukan pemeriksaan menyeluruh.

> “Kami hanya ingin kejelasan. Jangan sampai dana desa yang seharusnya untuk pembangunan dan kesejahteraan warga malah dikorupsi,” tegas salah satu  masyarakat setempat.

Sebelum berita ini resmi diterbitkan, pihak Kepala Pekon Gedung dipersilakan memberikan hak jawab atau klarifikasi tertulis terkait dugaan mark-up dan korupsi yang disampaikan masyarakat .

Tim investigasi menyatakan akan terus mendampingi dan mengawal laporan warga hingga hasil pemeriksaan resmi dari Inspektorat Kabupaten Tanggamus diumumkan.

Publik berharap aparat penegak hukum juga ikut bertindak agar pengelolaan dana desa di Pekon Gedung benar-benar bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

apabila nanti ditemukan hasil audit dari inspektorat kabupaten Tanggamus terbukti ada kerugian negara maka kami masyarakat mendesak kepada instansi terkait untuk  menindaklanjuti secara hukum yang berlaku.

Edi

Share:

Tiem Tidpiter Polda Sumut Bersama Gabungan Mengrebek Lokasi Oplosan Gas


 

Tiem Tidpiter Polda Sumut Bersama Gabungan Mengrebek Lokasi Oplosan Gas 

Medan tvoemneritaanindonesia.my.id

Tim gabungan Dit Reskrimsus Polda Sumut bersama TNI menggerebek gudang yang diduga mengoplos gas subsidi yang di Jalan Mekar Sari, Pasar VII, Marelan, Jumat (26/9).

Namun, dalam penggerebekan gudang yang disebut milik TD itu tidak membuahkan hasil karena gudang telah kosong dan tidak ada aktivitas.

Kasubdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut Kompol Alan Haikel, mengatakan penggerebekan dilakukan berawal dari informasi masyarakat adanya gudang pengoplosan gas bersubsidi.

“Setelah kita datangi, lokasi kosong tidak ada aktivitas. Meski demikian kita akan terus tindak lanjuti,” katanya pihaknya bersinergi dengan TNI turun ke lokasi sehubungan adanya informasi kalau usaha Illegal itu dibeking oknum TNI.

“Dari hasil penyelidikan kita tidak ada ditemukan aktivitas, jadi kita tidak dapat menyimpulkan demikian,” terang mantan Kasat Samapta Polrestabes Medan tersebut.

Alan menyatakan, penyidik telah mengidentifikasi pemilik usaha ini dan dua saksi dari warga telah dibawa ke Mapolda Sumut untuk dimintai keterangan. “Untuk keberadaan gedung ini kedepannya akan kami awasi agar tidak terjadi praktek atau kegiatan ilegal,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, penggerebekan gudang yang diinformasikan tempat pengoplosan gas bersubsidi itu dipimpin Kasubdit IV/Tipidter Kompol Alan Haikel. Terlihat juga As Ops Kasdam I/BB Kolonel Inf Sandi bersama Dan Denpom I/3 Medan Letkol Wira.

Gudang berukuran sekitar luas 20 meter dan panjang 50 meter dikelilingi tembok setinggi 2,5 meter. Di sisi kiri dan kanan dibangun kanopi dan di depan dekat gerbang masuk ada bangunan menyerupai kantor.

Lokasinya terlihat sangat Septi sehingga untuk masuk ke dalam sulit dilalui, ada indikasi gudang tersebut diperuntukkan pengoplosan gas. Untuk menuju ke gudang tersebut, juga harus melalui sejumlah portal yang terlihat dijaga beberapa pria berbadan tegap


Ulvi

Share:

Kasatreskrim Polres Sergai Iptu Binrod Situngkir Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP


 

Kasatreskrim Polres Sergai Iptu Binrod Situngkir Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP

Sergai tvpemberitaanindonesia.my.id

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Serdang Bedagai (Sergai), Iptu Binrod Situngkir, S.H., M.H., resmi menyandang pangkat baru Ajun Komisaris Polisi (AKP). Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi tersebut ditandai melalui Upacara Korps Raport yang digelar di halaman Mapolres Sergai, Jumat 

02 -  01 2026

Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan Polri atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja AKP Binrod Situngkir dalam mengungkap berbagai kasus tindak pidana yang menjadi perhatian publik di wilayah hukum PolresSergai.Meski baru sekitar tiga bulan menjabat sebagai Kasatreskrim PolresSergai, AKP Binrod Situngkir telah mencatatkan sejumlah prestasi signifikan.

Di bawah kepemimpinannya, Satuan Reserse Kriminal PolresSergai berhasil mengungkap berbagai kasus menonjol yang berdampak langsung pada keamanan dan ketertiban masyarakat.Sejumlah kasus yang berhasil diungkap di antaranya dua kasus pencabulan terhadap anak, termasuk satu kasus memilukan yang melibatkan orang tua kandung sebagai pelaku. Selain itu, Satreskrim PolresSergai juga berhasil membongkar kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO), peredaran uang palsu, serta kepemilikan senjata api ilegal.

Tak hanya itu, pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan di wilayah Seibamban yang melibatkan tiga orang pelaku turut menjadi perhatian. Jaringan pencurian sepeda motor lintas desa juga berhasil diungkap, termasuk kasus penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di Kecamatan Teluk Mengkudu.Satreskrim PolresSergai juga mengamankan pelaku kepemilikan senjata api ilegal yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai.

AKP Binrod Situngkir dikenal sebagai sosok perwira yang tegas namun humanis dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja jajarannya demi memberikan rasa aman dan keadilan hukum bagi masyarakat."Kenaikan pangkat ini bukan semata-mata penghargaan pribadi, melainkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Satreskrim untuk terus bekerja secara profesional, responsif, dan berintegritas dalam penegakan hukum," ujar AKP Binrod Situngkir. Selaku Kasat Reskrim Polres Sergai.

Ulvi

Share:

KRYD Personil Polres Sergai Menjaga Sitkamtibmas Pasca Ops Lilin Tiba 2025


 

KRYD Personil Polres Sergai Menjaga Sitkamtibmas Pasca Ops Lilin Tiba 2025

SERGAI,  tvowmbweitaaindineaia.my.id

Demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolres Sergai AKBP Jhon Rakutta Sitepu, SIK., MH., memerintahkan personil dan jajarannya melaksanakan patroli dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), pasca Ops lilin Toba 2025 di Wilkum polres Sergai, Sabtu (03/01/2026) malam.

Kegiatan KRYD dipimpin oleh Plt Kabag Ops AKP Pamilu Hamonangan Hutagaol, S.H.,M.H., dan dilaksanakan oleh personil dan jajaran polres Sergai sebanyak 26 personil untuk Wilkum Polsek firdaus, sedangkan Wilkum Polsek Perbaungan sebanyak 19 personil yang dipimpin oleh AKP Japri Binsar Simamora, SH.,MH.

Kasihumas polres Sergai Iptu L.B.Manulang menjelaskan, dalam razia dan patroli pelaksanaan KRYD khusus Wilkum Polsek Perbaungan tujuannya untuk mengantisipasi kejahatan jalanan seperti balap liar oleh geng motor, dan razia tempat hiburan malam (THM) yang berada di Wilkum Polsek Perbaungan polres Sergai dalam rangka pasca Ops lilin Toba 2025.

Adapun lokasi yang menjadi target/sasaran razia yaitu, dijalan lintas Medan Perbaungan (jembatan sungai ular) desa citaman jernih, kecamatan Perbaungan, kemudian di tempat hiburan malam (THM) seperti di tempat karaoke Family, arena, dan tempat permainan bola biliard Havana yang berada dijalan Tengku Nurdin pantai cermin, kelurahan simpang tiga pekan, kecamatan Perbaungan kabupaten Sergai," ujarnya.

Lanjutnya, begitu juga dalam razia dan patroli pelaksanaan KRYD khusus Wilkum Polsek firdaus bertujuan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan seperti balap liar oleh geng motor, dan razia tempat hiburan malam (THM) untuk mencegah adanya peredaran Jual beli narkoba dan tidak mempekerjakan anak dibawah umur.

Adapun lokasi yang menjadi target/sasaran razia yaitu, di jalinsum Medan tebing tinggi, kecamatan Sei Rampah, di jalinsum desa pon, kecamatan Sei Bamban, di jalinsum desa Suka damai, kecamatan Sei Bamban, dan tempat tongkrongan anak muda, seperti cafe Capten Amerika yang berada di Wilkum Polsek firdaus polres Sergai.

Dalam pelaksanaan razia dan patroli KRYD, personil jajaran polres Sergai tidak menemukan adanya hal hal yang melanggar hukum dan termonitor sepi pengunjung di dalam tempat hiburan malam (THM)," tutup kasihumas Manullang.


Ulvi

Share:

Polsatwa K-9 Polda Sumut Hadirkan Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Batang Toru


 

Polsatwa K-9 Polda Sumut Hadirkan Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Batang Toru

Tapanuli Selatan tvpembwritaanindonesia.my.id

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pemulihan psikologis masyarakat pascabencana banjir yang melanda wilayah Tapanuli Selatan. Salah satu upaya nyata dilakukan melalui kegiatan trauma healing kepada anak-anak korban banjir di Kecamatan Batang Toru, Senin (29/12/2025).

Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan oleh personel Unit Polsatwa K-9 Dit Samapta Polda Sumut yang mendampingi personel BKO SAR Dit Polsatwa Baharkam Polri di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan. Sejak pukul 06.30 WIB, personel telah bersiaga dan mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk perawatan dan pengumbaran satwa K-9.

Sekira pukul 08.00 WIB, tim bergerak menuju Posko Pengungsian PT Agincourt Resources Martabe Gold Mine di Desa Sumuran, Kecamatan Batang Toru. Setibanya di lokasi, personel Polsatwa K-9 langsung berinteraksi dengan anak-anak pengungsi yang terdampak banjir. 

Melalui pendekatan humanis, permainan edukatif, serta pengenalan satwa K-9, suasana posko pengungsian yang semula diliputi rasa cemas dan trauma perlahan berubah menjadi penuh keceriaan.

Anak-anak tampak antusias dan gembira saat berinteraksi langsung dengan anjing pelacak K-9 yang memiliki spesifikasi SAR. Kehadiran satwa K-9 ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media terapi psikologis yang efektif untuk membantu mengurangi trauma, rasa takut, serta tekanan emosional yang dialami anak-anak pascabencana.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan menyeluruh kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai kelompok rentan pascabencana.

“Polri tidak hanya hadir dalam penanganan bencana dan aspek keamanan, tetapi juga memastikan pemulihan psikologis masyarakat, terutama anak-anak. Trauma healing ini penting agar anak-anak dapat kembali ceria, merasa aman, dan tidak larut dalam ketakutan akibat bencana banjir yang mereka alami,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menambahkan, keterlibatan Unit Polsatwa K-9 menjadi pendekatan yang efektif dan humanis dalam proses pemulihan mental anak-anak. “Interaksi dengan satwa K-9 terbukti mampu menghadirkan suasana positif, membangun rasa aman, serta mengembalikan senyum anak-anak di tengah situasi sulit,” tambahnya.

Kegiatan trauma healing berlangsung hingga pukul 12.45 WIB dalam situasi aman, tertib, dan penuh kehangatan. Setelah kegiatan selesai, seluruh personel kembali ke penginapan untuk melaksanakan istirahat dan tetap bersiaga.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Utara berharap dapat membantu mempercepat proses pemulihan psikologis anak-anak korban banjir di Kecamatan Batang Toru, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat bencana alam.

Ulvi

Share:

Prediksi Puncak Arus Balik Nataru Minggu Besok, Polda Sumut Siagakan Personil di Titik Rawan Macet



 

Prediksi Puncak Arus Balik Nataru Minggu Besok, Polda Sumut Siagakan Personil di Titik Rawan Macet 

Medan tvowmberitaanindonesia.my.id

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara memprediksi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026. Mengantisipasi lonjakan volume kendaraan tersebut, jajaran kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan.

Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K., menegaskan seluruh personel telah diinstruksikan untuk siaga penuh, khususnya di wilayah yang menjadi sentral mobilisasi arus balik dan destinasi wisata.

“Kami memprediksi kepadatan lalu lintas akan meningkat pada Minggu besok. Oleh karena itu, seluruh jajaran Ditlantas dan Polres terkait kami minta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di lapangan,” ujar Kombes Pol Firman, Jumat (2/1/2026).

Untuk memastikan pengamanan berjalan optimal, Ditlantas Polda Sumut juga melakukan koordinasi intensif dengan Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Andita Sitepu, Kasat Lantas Polres Toba AKP Khairul Akbar Lubis, serta Kasat Lantas Polres Samosir AKP Natanail Surbakti. Ketiga wilayah tersebut diperkirakan menjadi titik konsentrasi arus balik wisatawan.

Selain kekuatan personel, Ditlantas Polda Sumut turut menyiagakan Tim Urai Macet yang siap diterjunkan sewaktu-waktu ke titik-titik krusial guna mengurai kepadatan dan menangani hambatan lalu lintas secara cepat dan tepat.

“Saya telah menginstruksikan para Kasat Lantas untuk waspada penuh terhadap potensi kepadatan. Tim Urai Macet juga sudah kami siapkan untuk mempercepat penanganan jika terjadi penumpukan kendaraan,” jelasnya.

Di sisi lain, Kombes Pol Firman juga mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Kami mengimbau masyarakat yang kembali dari mudik maupun objek wisata agar berkendara dengan tertib dan aman. Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, jaga jarak aman, gunakan sabuk pengaman, dan bagi pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm SNI,” imbaunya.

Tak kalah penting, Dirlantas Polda Sumut menekankan manajemen kelelahan selama perjalanan jauh agar konsentrasi pengemudi tetap terjaga.

“Apabila merasa lelah atau mengantuk, jangan dipaksakan. Silakan manfaatkan rest area atau tempat istirahat yang tersedia. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami, agar seluruh pengguna jalan dapat kembali ke rumah dengan selamat,” pungkas Kombes Pol Firman.

Ulvi

Share:

Polri Adaptif Hadapi Situasi Lapangan, Polsatwa K-9 Alihkan Prioritas untuk Bantu Warga Terdampak Banjir



 

Polri Adaptif Hadapi Situasi Lapangan, Polsatwa K-9 Alihkan Prioritas untuk Bantu Warga Terdampak Banjir

Tapanuli Selatan tvpemberitaanindonesia.my.id

Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Merespons situasi tersebut, Kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui Unit Polsatwa K-9 Direktorat Samapta segera mengalihkan prioritas tugas di lapangan dengan mengutamakan bantuan kemanusiaan dan evakuasi warga terdampak.

Pada awalnya, personel Unit Polsatwa K-9 Dit Samapta Polda Sumut diterjunkan untuk mendampingi BKO SAR Dit Polsatwa Baharkam Polri dalam rangka penguatan kesiapsiagaan dan pendukung operasi SAR. 

Namun, seiring dengan kondisi banjir yang kembali melanda di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, pada Sabtu, 3 Desember 2025, tim gabungan segera menyesuaikan langkah dengan fokus membantu masyarakat.

Sejak pagi hari, personel Polri yang didukung satwa K-9 spesifikasi SAR langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan bergerak melakukan evakuasi warga, terutama di area yang terdampak luapan air dan memiliki keterbatasan akses. Seluruh proses dilakukan secara terukur, humanis, dan mengedepankan keselamatan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa penyesuaian tugas tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Personel Polsatwa pada awalnya menjalankan tugas pendampingan SAR. Namun ketika banjir kembali melanda, prioritas langsung diarahkan untuk membantu dan mengevakuasi warga. Ini adalah wujud kehadiran Polri yang responsif dan mengutamakan keselamatan masyarakat,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menegaskan bahwa meskipun banjir kembali terjadi, situasi secara umum tetap terkendali, berkat koordinasi lintas sektor dan kesiapsiagaan personel di lapangan. Kehadiran Polri juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga terdampak.

Polda Sumatera Utara memastikan akan terus melakukan pemantauan perkembangan situasi serta siap memberikan dukungan lanjutan sesuai kebutuhan, sembari mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Ulvi

Share:

Definition List

Unordered List

Support