Sabtu, 11 April 2026

Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG



 

Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG

Karo tvpemberitaanindonesia.my.id

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 5, 7, 8, dan 9 Polres Karo di Kabupaten Karo, Rabu (8/4), sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap pelaksanaan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peresmian itu turut dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Sumut, jajaran Polres Karo, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Kapolda Sumut mengatakan kehadiran empat SPPG tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Polri dalam mendukung agenda pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat.

“Peresmian SPPG ini adalah bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Whisnu Hermawan Februanto saat peresmian.

Menurut dia, program pemenuhan gizi tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan, tetapi juga menyangkut investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan produktif.

Karena itu, kata dia, keberadaan SPPG 5, 7, 8, dan 9 Polres Karo harus benar-benar dimaksimalkan untuk menunjang distribusi makanan bergizi yang aman, higienis, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Yang paling utama adalah bagaimana standar pelayanan, kualitas makanan, dan proses distribusinya benar-benar dijaga agar manfaat program ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan pengelolaan SPPG tidak boleh dipandang sebatas pelengkap program, melainkan harus menjadi bagian penting dari sistem pelayanan yang menjamin kualitas asupan gizi bagi para penerima manfaat.

Menurut Kapolda, seluruh tahapan pelaksanaan harus dijalankan secara profesional, mulai dari pengadaan bahan pangan, pengolahan, kebersihan dapur, hingga distribusi makanan.

Selain itu, ia menilai kehadiran institusi Polri dalam mendukung program pemenuhan gizi menunjukkan bahwa peran kepolisian saat ini tidak hanya terbatas pada fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut hadir dalam agenda-agenda strategis pembangunan nasional.

“Polri harus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung program-program pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting menyambut baik peresmian empat SPPG tersebut dan menilai sinergi antara pemerintah daerah dengan kepolisian menjadi faktor penting dalam mempercepat pelaksanaan program pemenuhan gizi di daerah.

Ia menekankan agar seluruh operasional SPPG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga kualitas makanan dan tata kelola pelayanan tetap terjaga.

Peresmian SPPG 5, 7, 8, dan 9 Polres Karo dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat dukungan daerah terhadap kebijakan nasional di bidang peningkatan gizi masyarakat.

Selain menunjang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Ulvi

Share:

Gerak Cepat Brimob Sumut! AWC Diterjunkan, Kebakaran Ruko di Pematangsiantar Berhasil Dikendalikan Tanpa Korban Jiwa


 

Gerak Cepat Brimob Sumut! AWC Diterjunkan, Kebakaran Ruko di Pematangsiantar Berhasil Dikendalikan Tanpa Korban Jiwa

Pematangsiantar tvpemberitaanindonesia.my.id

Respons cepat dan sigap kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Dalam menghadapi situasi darurat, personel Kompi 2 Batalyon B bergerak tanpa menunggu lama untuk membantu proses pemadaman kebakaran yang melanda satu unit rumah toko (ruko) di Jalan Thamrin, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Jumat (10/04/2026) pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wadanki 2 Batalyon B, IPTU Miswadi Uli Irwansyah, S.Sos.I., yang dengan tegas mengarahkan personelnya untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian. Kebakaran yang diketahui berasal dari lantai dua ruko sandal dan sepatu Sehati Jaya tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Dalam upaya memaksimalkan proses pemadaman, personel Brimob tidak hanya membantu secara manual, tetapi juga menurunkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) untuk menyemprotkan air ke titik-titik api yang sulit dijangkau. Kehadiran AWC terbukti sangat efektif dalam mempercepat proses pemadaman sehingga api dapat segera dikendalikan.

Selain fokus pada pemadaman, personel Brimob juga melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Thamrin turut diatur guna mencegah kemacetan serta memberikan ruang gerak bagi petugas. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekat ke area berbahaya demi keselamatan bersama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan diketahui pertama kali oleh pemilik ruko. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Dalam penanganan kejadian ini, personel Brimob bersinergi dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pematangsiantar, BPBD, TNI-Polri, Dinas Kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Kolaborasi yang solid ini menjadi kunci keberhasilan dalam mengendalikan situasi di lapangan.

Berkat kerja sama yang baik dan respons cepat seluruh tim, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Situasi di lokasi kejadian pun dapat diamankan secara kondusif, tanpa adanya korban jiwa, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar.

Aksi sigap ini kembali menegaskan komitmen Brimob Polda Sumut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan kehadiran cepat, tepat, dan profesional.

Ulvi

Share:

Jumat, 10 April 2026

Kinerja Bobrok di SMK Negeri 1 Kisaran: Kantor "Tak Berpenghuni" Pegawai Hilang Saat Jam Kerja, Kacabdis Wilayah V Diminta Bertindak Tegas!



ASAHAN-TVPEMBERITAAN,-Kedisiplinan pegawai di SMK Negeri 1 Kisaran, Jalan Akasia, Kelurahan Mekar Baru, berada di titik nadir. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Jumat, 10 April 2026, lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi pusat pelayanan pendidikan justru tampak seperti gedung kosong. Meski jam kerja formal masih berlangsung dan kegiatan ujian baru saja usai, nyaris seluruh pegawai administrasi dan staf fungsional telah meninggalkan pos tugasnya tanpa alasan yang jelas.

Pelanggaran disiplin ini sangat mencolok mengingat aturan baku menetapkan jam kerja pegawai berakhir pada pukul 16.30 WIB. Namun, realita di lokasi menunjukkan pintu-pintu kantor sudah terkunci rapat jauh sebelum jadwal operasional berakhir. Dari seluruh deretan meja kerja yang ada, hanya ditemukan satu orang pegawai di ruangan Komite, sementara puluhan aparatur lainnya raib, meninggalkan tanggung jawab pelayanan publik di tengah momentum penting ujian sekolah.

Kondisi "kantor hantu" ini memicu kecaman keras terhadap sistem pengawasan internal di SMK Negeri 1 Kisaran. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Sumut) didesak segera melakukan audit menyeluruh dan mengevaluasi kinerja pimpinan sekolah yang dianggap gagal membina bawahannya. Kelalaian kolektif ini dianggap sebagai penghinaan terhadap integritas aparatur sipil dan merugikan hak-hak masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi tepat waktu.

Secara khusus, publik menaruh perhatian besar pada peran **Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah V**. Sebagai otoritas pengawas langsung di wilayah Asahan, Kacabdis Wilayah V didesak untuk tidak menutup mata dan segera melakukan inspeksi mendadak serta memanggil kepala sekolah terkait. Pembiaran terhadap fenomena ini hanya akan mempertegas kesan lemahnya pengawasan di bawah komando Cabang Dinas Wilayah V dalam menegakkan disiplin ASN dan tenaga honorer.

Selain sanksi administratif, tuntutan juga mengarah pada peninjauan ulang status pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di sekolah tersebut. Masyarakat menuntut agar mereka yang tidak memiliki dedikasi dan kerap meninggalkan kantor saat jam kerja segera dievaluasi kontraknya. Tindakan tegas dari Kacabdis Wilayah V sangat dinanti untuk memberikan efek jera agar citra pendidikan di Kabupaten Asahan tidak semakin terpuruk akibat ulah oknum pegawai yang tidak amanah.(red) 


Share:

Kamis, 09 April 2026

Satuan Brimob Polda Sumut Berhasil Mengamankan Para Pemuda Membawa Sajam Di Malam Hari



 

Satuan Brimob Polda Sumut Berhasil Mengamankan Para Pemuda Membawa Sajam Di Malam Hari

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

Satuan Brimob Polda Sumut mengamankan Begal Membawa Sajam Aksi begal kembali terjadi di wilayah hukum polrestabes Medan Polda Sumut pelaku telah dibawa tim Gabungan Brimob untuk diserahkan ke Polsek Medan Tembung beserta barang bukti Cerulit panjang yang telah disita satuan Brimob Polda Sumut kamis 09 - 04 2026 sekitar Pukul 04.00 Wib dini hari.

kawanan pelaku yang berjumlah puluhan  orang membawa senjata tajam. Aksi tersebut diketahui tim Rajia Gabungan Brimob Polda Sumut Saat Patroli Wilayah hukum Polrestabes Medan Polda Sumut.

Para pemuda membawa Sajam saat melintas Jalan M Yamin  Pancing  Dendang, tembung dari komplotan begal tersebut terpantau Tiem Brimob saat sedang melaksanakan patroli sepanjang jalan tersebut. 

Setelah Tiem mengejar akhirnya berhasil mengamankan tersangka begal yang saat melintas di seputaran jalan kita Medan kini tersangka di boyong ke Mako Polsek Medan Tembung untuk dimintai keterangan nya terkait aksi kejahatan mereka yang mereka lakukan membawa Sajam di malam hari berkompoy kompoy  yang sangat meresahkan hati masyarakat banyak.

Sambil menyeret senjata tajam di atas kereta tersebut dari salah satu tersangka berinisial Atas Nama David

Ulvi

Share:

Brimob Polda Sumut Turun Tangan, Tiga Korban Longsor Sembahe Ditemukan Tewas


 

Brimob Polda Sumut Turun Tangan, Tiga Korban Longsor Sembahe Ditemukan Tewas

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

Polda Sumatera Utara mengerahkan personel Brimob untuk membantu penanganan bencana banjir dan tanah longsor di kawasan Sembahe, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Rabu 8 April 2026 dini hari.

Sebanyak 20 personel dari Batalyon A Pelopor diterjunkan ke lokasi guna memperkuat proses pencarian dan evakuasi korban yang tertimbun material longsor.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, personel langsung diberangkatkan begitu pihaknya menerima informasi kejadian.

“Personel langsung kami kerahkan untuk membantu pencarian dan evakuasi korban bersama unsur gabungan di lapangan,” ujar Ferry di Medan, Rabu.

Ia menjelaskan, tim yang dipimpin AIPTU Agus Andrian berangkat setelah apel kesiapan pada pukul 00.15 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 01.15 WIB.

Setibanya di lokasi, personel Brimob langsung bergabung dengan instansi terkait dan masyarakat untuk melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun longsor.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil menemukan satu korban tambahan, sehingga total tiga korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian.

“Fokus kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan aman,” kata Ferry.

Ia menambahkan, seluruh personel di lapangan tetap bekerja dengan memperhatikan kondisi cuaca serta potensi longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan petugas maupun warga.

Polda Sumut juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi yang tinggal di kawasan rawan longsor dan daerah aliran sungai, mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami minta masyarakat tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila menemukan kondisi darurat di lapangan,” ujarnya.

Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus berlangsung dengan melibatkan tim gabungan dari unsur kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat.

Ulvi

Share:

Brimob Sumut Terjang Longsor Sembahe Demi Selamatkan Nyawa Masyarakat


 

Brimob Sumut Terjang Longsor Sembahe Demi Selamatkan Nyawa Masyarakat 

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

Deli Serdang, Dalam sunyi dini hari yang masih diselimuti gelap, semangat pengabdian kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Tepat pada Rabu, 8 April 2026 pukul 01.30 WIB, Tim SAR dari Batalyon A Pelopor bergerak cepat menuju lokasi bencana alam longsor di kawasan Pemandian Sembahe Serumpun Bambu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Tanpa menunda waktu, seluruh personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang dikenal sebagai salah satu titik wisata alam di wilayah Sibolangit. Informasi awal terkait longsor yang terjadi di kawasan tersebut menuntut respons cepat guna mengantisipasi adanya korban serta potensi bahaya lanjutan di medan yang cukup ekstrem.

Dalam operasi kemanusiaan ini,kesiapan alat ini menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lokasi bencana, mulai dari pembersihan material longsor hingga proses pencarian dan penyelamatan korban.

Keberangkatan tim menuju lokasi berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan profesionalisme serta dedikasi tinggi personel Brimob dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Di tengah kondisi malam hari yang penuh tantangan, mereka tetap hadir sebagai garda terdepan, membawa harapan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Hingga laporan awal disampaikan, seluruh personel, peralatan, dan perlengkapan dinyatakan lengkap dan dalam kondisi siap operasional. Tim telah bergerak menuju lokasi untuk segera melakukan langkah-langkah evakuasi dan penanganan sesuai prosedur SAR.

Kehadiran Tim SAR Batalyon A Pelopor di lokasi bencana kembali menegaskan komitmen Satuan Brimob Polda Sumut sebagai pasukan elit Polri yang tidak hanya tangguh dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga sigap dan humanis dalam misi kemanusiaan. Di setiap panggilan tugas, mereka selalu hadir tanpa ragu, demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Ulvi

Share:

Brimob Polda Sumut lakukan pencarian Warga korban banjir di Sibolangit Sumatra Utara


 

Brimob Polda Sumut lakukan pencarian Warga korban banjir di Sibolangit Sumatra Utara 

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) masih melakukan pencarian korban banjir dan longsor di Sembahe Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

"Dalam hal itu personel Brimob, Basarnas, Polsek, dengan TNI, dan masyarakat dari tadi malam itu melakukan pencarian korban tertimbun dan juga melakukan evakuasi," ujar Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka di Medan, Rabu.

Rantau Isnur mengatakan banjir dan longsor tersebut terjadi karena hujan deras di lokasi sejak Selasa (7/4) malam. Pihaknya bersama tim dari SAR hingga TNI sudah turun ke lokasi membantu mencari dan mengevakuasi korban.

Lebih lanjut pihaknya belum merinci korban akibat peristiwa banjir dan longsor di wilayah Sibolangit tersebut.

"Selain pencarian korban, tim yang diturunkan juga membantu membersihkan rumah warga yang terdampak bencana," ucapnya.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, kata dia, kesiapan alat menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lokasi bencana, mulai dari pembersihan material longsor hingga proses pencarian dan penyelamatan korban.

Ia mengatakan personel, peralatan, dan perlengkapan sudah komplit dan dalam kondisi siap operasional. Tim telah bergerak menuju lokasi untuk segera melakukan langkah-langkah evakuasi dan penanganan sesuai prosedur SAR.

"Kehadiran personel di lokasi bencana kembali menegaskan komitmen yang tidak hanya tangguh dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga sigap dan humanis dalam misi kemanusiaan," ucapnya Dansat Brimob Polda Sumut.

Ulvi

Share:

Tim SAR Brimob Polda Sumut Evakuasi Korban Longsor Sembahe Deli Serdang



 

Tim SAR Brimob Polda Sumut Evakuasi Korban Longsor Sembahe Deli Serdang 

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

Personel Tim SAR Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan evakuasi korban bencana tanah longsor di kawasan Pemandian Sembahe Serumpun Bambu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (8/4/2026).

Evakuasi Tim SAR bergerak cepat menuju lokasi dengan membawa berbagai peralatan pendukung, seperti kendaraan angkut personel, alat pelindung diri, peralatan manual, hingga perlengkapan evakuasi.

Dalam proses evakuasi, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi enam orang korban. Lima di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Pancur Batu untuk penanganan lebih lanjut.

Selain korban jiwa, bencana longsor juga mengakibatkan kerusakan material yang cukup signifikan, dengan sedikitnya delapan unit rumah atau pondok wisata dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat tertimbun material longsor.

Upaya evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas pencarian di tengah kondisi medan yang cukup menantang. Hingga saat ini, personel Brimob masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu proses pembersihan material longsor guna mempercepat pemulihan akses di area terdampak.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., S.H., M.H., M.Han. menyampaikan bahwa seluruh personel berupaya maksimal dalam menjalankan tugas kemanusiaan di lokasi bencana.

“Kami berkomitmen untuk melakukan evakuasi dan penanganan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya di wilayah yang rawan longsor. Dukungan dan perhatian dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu proses pemulihan bagi masyarakat terdampak.lonsor

Ulvi

Share:

Brimob Polda Sumut Bantu Warga Korban Longsor di Sembahe Evakuasi Korban


 

Brimob Polda Sumut Bantu Warga Korban Longsor di Sembahe Evakuasi Korban 

Medan tvpemberitaanindonesia.my.id

Hujan deras yang disusul longsor di Sembahe pada Rabu (8/4/2026) dinihari menimbun 6 orang warga. Polda Sumatera Utara mengerahkan personel Brimob untuk membantu penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di kawasan Sembahe, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang tersebut.

Sebanyak 20 personel dari Yon A Por diterjunkan ke lokasi bencana untuk memperkuat proses pencarian dan evakuasi korban tertimbun longsor

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, personel diberangkatkan segera setelah informasi kejadian diterima.

“Personel langsung kami kerahkan untuk membantu pencarian dan evakuasi korban bersama unsur gabungan di lapangan,” kata Ferry.

Ia menjelaskan, personel yang dipimpin Aiptu Agus Andrian berangkat usai apel kesiapan pada pukul 00.15 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 01.15 WIB.

Setibanya di lokasi, tim langsung bergabung dengan instansi terkait dan masyarakat untuk melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun material longsor.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil menemukan korban ketiga yang tertimbun longsor dan selanjutnya dilakukan proses evakuasi.

Berdasarkan data sementara, sebanyak tiga korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya masih dalam pencarian.

“Fokus kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan aman,” ujar Ferry.

Ia menambahkan, personel di lapangan tetap bekerja dengan memperhatikan kondisi cuaca dan potensi longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan petugas maupun warga.

Polda Sumut, kata dia, juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan rawan longsor dan daerah aliran sungai, mengingat curah hujan masih cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir

“Kami minta masyarakat tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila menemukan kondisi darurat di lapangan,” kata Ferry.

Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus berlangsung dengan melibatkan tim gabungan dari unsur kepolisian, instansi terkait, dan masyaraka

Ulvi

Share:

Rabu, 08 April 2026

Beraksi Di 6 Tkp Lintas Wilayah, Maling Serial Nekat Kabur Lewat Atap Seng Akhirnya Dibekuk Unit Reskrim Polsek Bangun



 

Beraksi Di 6 Tkp Lintas Wilayah, Maling Serial Nekat Kabur Lewat Atap Seng Akhirnya Dibekuk Unit Reskrim Polsek Bangun

SIMALUNGUN tvpemberitaanindonesia.my.id

Kegigihan Unit Reskrim Polsek Bangun Polres Simalungun dalam memberantas kejahatan pencurian kembali membuahkan hasil gemilang. Seorang tersangka pelaku pencurian di dalam rumah berinisial Agus Zepa Tarihoran (25), warga Pematangsiantar, berhasil ditangkap pada Senin, 06 April 2026, sekira pukul 15.10 WIB, di sebuah rumah kosong di Jalan Ksatria Lor 26, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar. Penangkapan ini dilakukan secara sinergis bersama tim Unit Reskrim Polsek Siantar Timur Polres Pematangsiantar.

Saat dikonfirmasi pada Senin malam, 06 April 2026 pukul 20.50 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan cerminan nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat. "Polsek Bangun telah membuktikan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk bersembunyi. Keberhasilan penangkapan ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan penyelidikan, dan sinergi lintas kesatuan yang solid," ujar AKP Verry Purba dengan penuh kebanggaan.

Kapolsek Bangun AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari dua laporan polisi yang diterima Polsek Bangun. Laporan pertama masuk pada 05 Maret 2026 dari korban Rizka Meinanda Putri, dan laporan kedua pada 28 Maret 2026 dari korban Widi Anita Sihombing, yang berprofesi sebagai Polwan di Polres Pematangsiantar. Tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf (e), (f), (g) dan ayat (2) KUHPidana.

Dalam kasus pertama, tersangka beraksi dini hari pada 05 Maret 2026 sekira pukul 03.30 WIB saat korban Rizka Meinanda Putri tengah berada di Kota Medan. Dengan cara mencongkel jendela bagian belakang rumah di Jalan Suri Suri No. 1, Nagori Pematang Simalungun, tersangka berhasil masuk dan membawa kabur tujuh barang berharga meliputi televisi, kulkas, springbed, kipas angin AC, rice cooker, parabola, dan speaker aktif. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp 20.000.000,-.

Belum genap sebulan, tersangka kembali melancarkan aksinya. Pada Sabtu 28 Maret 2026 sekira pukul 11.30 WIB, korban kedua Widi Anita Sihombing bersama suaminya mendapati rumah mereka di Jalan Asahan KM 4 telah dibobol. Jendela bagian belakang rusak akibat dicongkel, dan sejumlah barang raib termasuk keyboard Yamaha PSR E473, sepasang sepatu merek On Cloud, dua raket badminton, serta dua tabung gas 3 kg. Kerugian korban dalam kasus ini mencapai Rp 10.550.000,-.

"Tersangka ini bukan pelaku tunggal. Sebelum penangkapan Agus Zepa Tarihoran, Unit Reskrim Polsek Bangun telah lebih dulu menangkap tujuh tersangka lainnya yang terlibat dalam jaringan pencurian ini, yakni Hafis Syahputra, Egi Pradana Saragih, Ridzieq Adzwan Kurniawan, Alpin Reza Siregar, Rikky Bayu Agustinus Pasaribu, Rahman Nawi Sitegar, dan Kris Kevin Natanael Sitompul," ucap AKP Hengky Siahaan.

Penangkapan tersangka terakhir ini terwujud berkat informasi intelijen yang diterima Kanit Reskrim Polsek Bangun IPDA B. Situngkir, S.H., pada pukul 12.00 WIB yang menyebutkan keberadaan tersangka di rumah kosong Pematangsiantar. Setelah berkoordinasi, diketahui pula bahwa tersangka juga tercatat melakukan pencurian di empat TKP lain dalam wilayah hukum Polsek Siantar Timur, sehingga total aksi kejahatan tersangka mencapai enam TKP lintas wilayah.

Saat tim gabungan tiba dan mengepung lokasi persembunyian, tersangka nekat memanjat atap seng rumah warga untuk meloloskan diri. Meski warga dan petugas berkali-kali memintanya turun dan menyerahkan diri, tersangka tetap bergerak melintasi atap seng dari satu rumah ke rumah lain. Namun perlawanan itu akhirnya berakhir, dan tersangka berhasil dilumpuhkan serta dibawa ke Polsek Bangun.

"Kami tegaskan bahwa Polsek Bangun dan jajaran Polres Simalungun akan terus bekerja tanpa kenal lelah memberantas setiap bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat. Tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum kami," ungkap AKP Verry Purba dengan tegas.

Tersangka kini telah diserahkan kepada penyidik untuk menjalani pemeriksaan intensif, gelar perkara, dan proses penahanan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ulvi

Share:

Definition List

Unordered List

Support